Beranda blog Halaman 454

Kedatangan Prabowo di Istana Turki Disambut Flypast dan Salvo Meriam

ANKARA – Kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Turki, Ankara, Kamis sore, disambut dengan tembakan salvo meriam dan flypast tiga helikopter buatan Turki yang membawa bendera kebangsaan Indonesia Merah Putih dan bendera kebangsaan Turki.

Presiden Prabowo tiba di Istana Kepresidenan Turki sekitar pukul 16.00 waktu Ankara, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan langsung menyambut Prabowo tidak jauh dari kendaraan terparkir.

Presiden Prabowo menyambangi Istana Kepresidenan Turki dan menemui Presiden Erdogan dalam rangka kunjungan kenegaraan (state visit).

Dalam prosesi penyambutan, Presiden Erdogan kemudian mengajak Presiden Prabowo ke mimbar kehormatan. Keduanya kemudian berdiri mendengarkan lagu kebangsaan dua negara dimainkan oleh korps musik tentara Turki.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi lagu nasional pertama yang dimainkan oleh Korps Musik, dan sampai akhir lagu, Presiden Prabowo dalam posisi tangan sikap hormat. Di samping dua lagu kebangsaan masing-masing negara, Korps Musik juga membawakan lagu nasional Indonesia Halo-Halo Bandung tepat saat Presiden Prabowo tiba di Istana Kepresidenan Turki.

Di sisi kanan mimbar, selama prosesi penyambutan berlangsung, dentuman salvo meriam terdengar lebih dari 10 kali, sementara itu tiga helikopter buatan Turki T625 Gokbey terbang memutari kompleks Istana Kepresidenan (flypast) dengan membawa bendera berukuran raksasa, yaitu dua bendera Merah Putih, dan satu bendera nasional Turki yang berada di posisi tengah.

Kemudian, Presiden Erdogan dan Presiden Prabowo berjalan bersama-sama menyusuri karpet biru memeriksa pasukan. Jajaran pasukan dari militer Turki yang menyambut Prabowo menggunakan seragam lengkap berwarna biru muda.

Usai inspeksi pasukan, Presiden Prabowo kemudian menyalami satu per satu jajaran menteri dari kabinet pemerintahan Presiden Erdogan, yang juga menyambut kedatangan Presiden RI. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menjadi menteri Turki pertama yang disalami oleh Prabowo.

Kemudian, Presiden Erdogan bergantian menyalami menteri-menteri Kabinet Merah Putih, diawali dengan Menteri Luar Negeri Sugiono, dilanjutkan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, dan Duta Besar RI untuk Turki Achmad Rizal Purnama.

Presiden Prabowo, dibantu dengan penerjemah, sempat berbincang-bincang singkat dengan Presiden Erdogan, kemudian keduanya bersalaman untuk sesi foto bersama, dan lanjut masuk ruangan untuk pertemuan empat mata (tête-à-tête).

Di Istana Kepresidenan Turki, agenda Presiden Prabowo dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya itu mencakup pertemuan empat mata dengan Presiden Erdogan, kemudian pertemuan bilateral antara delegasi Pemerintah Indonesia dan delegasi Pemerintah Turki, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama (MoU), dan pernyataan bersama (joint statement).

Turki merupakan negara kedua yang menjadi tujuan Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatan luar negerinya ke negara-negara Timur Tengah. Dari Turki, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanannya ke Mesir, Qatar, dan terakhir Yordania. (ANT/KN)

Kepmen Kriteria MBR Penerima Rumah Subsidi akan Terbit pada 21 April

0

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) siap menerbitkan keputusan menteri atau kepmen terkait kriteria dan ukuran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) penerima rumah subsidi pada 21 April 2025.

“Ya kabar baiknya, tanggal 21 April kita akan mengeluarkan surat keputusan menteri yang menyangkut kriteria dan ukuran masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Ara di Jakarta, Kamis (10/4/2025).

Rencana penerbitan kepmen pada 21 April bertepatan dengan Hari Kartini.

Terkait Kepmen tersebut, Kementerian PKP akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Ara kembali melonggarkan batas maksimal penghasilan MBR penerima rumah subsidi untuk yang sudah menikah di kawasan Jabodetabek menjadi Rp14 juta.

“Penting sekali kita sampaikan kriteria MBR, jadi kita sepakati buat di Jabodetabek kalau di lajang Rp12 juta, kalau dia sudah menikah Rp14 juta. Ini kabar baik yang artinya makin banyak yang bisa mendapatkan manfaat,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa pelonggaran batas maksimal penghasilan MBR penerima rumah subsidi menjadi Rp14 juta tersebut untuk memudahkan MBR dalam memiliki rumah susun (rusun) subsidi guna mengatasi backlog perumahan di kawasan perkotaan.

“Alhamdulillah MBR Rp14 juta, karena yang menjadi concern untuk pendekatan ke depan terkait dengan backlog di perkotaan tidak mungkin hanya mengandalkan rumah tapak yang lokasinya sudah semakin jauh dikarenakan harga tanah yang semakin tidak terjangkau,” kata Heru.

Sementara untuk hunian vertikal atau rumah susun itu harganya jauh berbeda lebih mahal dibandingkan dengan rumah tapak. Biaya konstruksi dan sebagainya, harga per unitnya dengan luasan yang sama akan berbeda.

Dengan demikian perlu ada penyesuaian batas penghasilan MBR penerima rumah subsidi.

“Kalau Rp8 juta nanti khawatirnya MBR tidak sanggup untuk membayar cicilan untuk rusun subsidi, namun dengan penyesuaian batas penghasilan MBR penerima rumah subsidi Rp14 juta maka akan banyak segmen masyarakat yang mungkin akan bisa masuk atau sanggup mencicil pembayaran rusun subsidi,” ujar Heru. (ANT/KN)

Kemenkes Hentikan Sementara Program PPDS Anestesiologi di RSHS Terkait Kasus Kekerasan Seksual

0

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginstruksikan RSUP Hasan Sadikin (RSHS) untuk menghentikan sementara kegiatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di lingkungan RSHS selama satu bulan.

Keputusan ini diambil untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pengawasan serta tata kelola program pendidikan setelah adanya dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan oleh dr. PAP, seorang peserta PPDS Anestesiologi.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman menyatakan penghentian sementara ini bertujuan untuk memberi ruang bagi evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan sistem pengawasan PPDS di RSHS.

“Penghentian sementara ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi proses evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan sistem pengawasan PPDS di lingkungan RSHS,” kata Aji, Kamis (10/4/2025).

Kemenkes meminta agar RSHS bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) untuk melakukan perbaikan yang diperlukan, guna mencegah terulangnya insiden serupa atau tindakan yang melanggar hukum serta etika kedokteran.

Selain itu, Kemenkes mewajibkan seluruh rumah sakit pendidikan Kemenkes untuk melakukan tes kejiwaan berkala bagi peserta PPDS di seluruh angkatan. Langkah ini diambil untuk menghindari manipulasi tes kejiwaan serta mengidentifikasi secara dini masalah kesehatan jiwa pada peserta didik.

Sebagai komitmen menjaga integritas profesi, Kemenkes juga meminta Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) untuk segera mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) atas nama dr. PAP. Pencabutan STR ini akan membatalkan Surat Izin Praktik (SIP) yang bersangkutan, sehingga dr. PAP tidak dapat berpraktik lagi.

Aji menegaskan bahwa tindakan cepat dan tegas ini diambil untuk memastikan bahwa lingkungan layanan kesehatan aman dan sistem pendidikan kedokteran profesional serta berintegritas.

Kemenkes juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Universitas Padjadjaran yang telah memberhentikan dr. PAP dari program pendidikannya dan Polda Jawa Barat yang telah melakukan penyidikan serta penindakan secara menyeluruh terhadap dr. PAP.

“Kami akan terus memantau proses penanganan kasus ini dan mendorong seluruh institusi pendidikan serta fasilitas kesehatan untuk memperketat pengawasan, memperbaiki sistem pelaporan, serta membangun lingkungan yang bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun,” tambah Aji.

Pewarta : Nicha R

Penyanyi Legendaris Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

0

JAKARTA- Penyanyi senior Titiek Puspa meninggal dunia di usia 87 tahun pada Kamis pukul 16.30 WIB.

“Telah wafat sekitar pukul 16:30, Eyang Titiek Puspa di RS Medistra,” kata manajer Titiek Puspa, Mia seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (10/4/2025).

Kabar tersebut juga disampaikan oleh label musik Musica Studio. Pihak label mendoakan amal dan kebaikan penyanyi lintas generasi tersebut diterima di sisi Tuhan.

“Semoga Amal Ibadah dan Kebaikan Eyang Titiek Puspa di terima dan ditempatkan di tempat terbaik Allah SWT,” kata Musica Studio.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui unggahan di akun media sosial X miliknya menyampaikan ucapan selamat jalan dan memanjatkan doa untuk Titiek.

“Selamat jalan komposer n penyanyi legendaris Indonesia, Mbak Titiek Puspa … al Fatihah,” tulis dia.

Sebelumnya, pengamat musik Stanley Tulung melalui media sosial Instagram mengabarkan bahwa Titiek Puspa diduga mengalami stroke dan harus menjalani operasi.

“Bangun tidur dengar kabar kalau penyanyi senior @titiekpuspa_official kena stroke di Studio Trans TV dan langsung di operasi dini hari jam 01-03 tadi. Semoga lekas sembuh seperti semula yah Tante Titiek. Aamiin YRA,” demikian disampaikan Stanley Tulung.

Hj Sudarwati yang lebih populer dengan panggilan Titiek Puspa dikenal sebagai penyanyi dan musisi legendaris lintas generasi kelahiran 1 November 1937.

Awal karier bernyanyinya dimulai di Semarang, saat itu ia mengikuti kontes menyanyi Bintang Radio. Titiek juga terlibat dalam penggarapan beberapa operet seperti “Bawang Merah Bawang Putih”, “Ketupat Lebaran”, “Kartini Manusiawi”, dan “Ronce-ronce” bersama grup Papiko yang populer di TVRI.

Selain menyanyi dan menulis lagu, Titiek juga berakting dalam beberapa film seperti “Karminem”, “Inem Pelayan Sexy”, dan “Apanya Dong”. (ANT/MK)

Oleh : Farhan Arda Nugraha
Editor : Zita Meirina

BPBD Kukar Lakukan Evakuasi di Sejumlah Kecamatan yang Dilanda Banjir

TENGGARONG — Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan banjir merendam sejumlah wilayah di Kutai Kartanegara (Kukar). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar bergerak cepat mengevakuasi warga terdampak, sekaligus memberikan bantuan darurat di lokasi-lokasi banjir.

Kasi Kedaruratan BPBD Kukar, Syaiful Muhammady, mengungkapkan bahwa hingga Kamis (10/4/2025), genangan air masih merendam beberapa titik. Terutama di Kecamatan Loa Kulu, tepatnya di wilayah Jonggon dan Dusun Sentuk.

“Di wilayah lain air memang mulai surut, tapi di Jonggon dan Sentuk masih cukup tinggi,” jelas Syaiful.

Selain Loa Kulu, kecamatan yang sebelumnya terdampak antara lain Tabang, Kembang Janggut, Kota Bangun Darat, dan Muara Kaman. Untuk mengantisipasi risiko lebih lanjut, BPBD bersama tim relawan terus melakukan pemantauan dan evakuasi.

BPBD Kukar juga telah mendirikan dapur umum bekerja sama dengan Dinas Sosial. Bantuan tenaga berasal dari relawan PKK dan kelompok Santri Tanggap Bencana (SANTANA). Mereka turut mengevakuasi warga, membantu kendaraan mogok, dan mendampingi aktivitas warga di tengah banjir.

Namun di tengah upaya penanganan, keterbatasan sarana dan personel menjadi tantangan tersendiri. Syaiful menyampaikan bahwa BPBD Kukar saat ini membutuhkan tambahan peralatan dan dukungan personel untuk mengantisipasi meluasnya banjir.

“Kami butuh dukungan peralatan tambahan agar bisa menjangkau lebih banyak titik, apalagi kalau curah hujan masih tinggi. Semoga ke depan kebutuhan ini bisa segera dipenuhi,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Jadi Magnet Baru di Tenggarong, Bupati Edi Ajak Warga Jaga Kebersihan Taman Tanjong

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperluas ruang-ruang publik ramah keluarga. Salah satu yang kini ramai disambangi warga adalah Taman Tanjong, taman baru yang berlokasi di kawasan Eks Tanjung, Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong.

Taman ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemkab Kukar dalam menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk warga beraktivitas, bersantai, hingga mendorong geliat ekonomi pelaku UMKM lokal. Desainnya yang estetik dan ramah anak membuat Taman Tanjong cepat menjadi favorit masyarakat.

Sayangnya, tingginya kunjungan tak selalu dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan. Sampah berserakan dan pelanggaran aturan seperti merokok di area taman menjadi pemandangan yang mulai mengganggu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah mengimbau seluruh pihak untuk turut serta menjaga fasilitas publik ini. Ia menekankan pentingnya peran kolektif, mulai dari masyarakat, pelaku UMKM, hingga dinas pengelola taman.

“Ini taman kebanggaan kita bersama. Tolong dijaga kebersihannya. Taman ini bukan hanya tempat berkumpul, tapi juga cermin wajah kota kita,” ujar Edi, Kamis (10/4/2025).

Ia juga menyebutkan bahwa Pemkab telah menyiapkan zona-zona khusus untuk pelaku UMKM agar aktivitas ekonomi tetap tertib dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.

“Kita sudah atur zonanya. Saya minta semuanya tertib, termasuk dinas yang diberi tanggung jawab untuk mengelola. Jangan sampai fasilitas ini rusak karena kelalaian,” tegasnya.

Edi menambahkan, kesadaran kolektif dalam merawat ruang publik seperti Taman Tanjong merupakan langkah kecil yang berdampak besar bagi citra dan kenyamanan kota.

“Ayo bantu kami menjadikan Tenggarong lebih bersih, lebih baik, dan lebih nyaman untuk semua,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Pemkab Kukar Terima Deviden Rp 500 Juta dari Perumda Tirta Mahakam

TENGGARONG – Setelah beroperasi selama 33 tahun, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mahakam akhirnya berhasil menyetorkan deviden pertamanya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Jumlah yang diserahkan secara simbolis sebesar Rp 500 juta, menjadi tonggak penting dalam kontribusi perusahaan daerah ini terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno, dan diterima langsung oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani, dalam momen Halal Bihalal yang digelar oleh Perumda Tirta Mahakam, pada Rabu (9/4/2025).

Ahyani menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi indikator positif bahwa manajemen Perumda Tirta Mahakam semakin sehat dan profesional dalam mengelola jasa penyediaan air bersih untuk masyarakat Kukar.

“Ini hal yang tidak biasa ya, karena setelah proses selama kurang lebih 33 tahun, akhirnya Perumda Tirta Mahakam bisa memberikan dividen,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa penyerahan ini masih bersifat simbolis. Perhitungan dividen secara riil masih dalam proses oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar.

“Mungkin nanti penyerahan resmi akan dilakukan langsung oleh Bapak Bupati. Tapi yang jelas, pemerintah daerah menyambut baik capaian ini dan kita berharap nilainya bisa terus meningkat di tahun-tahun mendatang,” tambahnya,

Sementara itu, Supeno menjelaskan bahwa dividen yang diserahkan merupakan hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) tahun 2024. Ini menjadi bukti nyata kontribusi Perumda Tirta Mahakam terhadap pembangunan daerah.

“Penyerahan dividen ini sejalan dengan arahan Permendagri Nomor 23 Tahun 2024, bahwa BUMD harus dikelola secara profesional. Dari yang sebelumnya berbasis birokrasi, kita ubah menjadi korporasi. Tidak mudah memang, tapi dengan kerja sama, kita pasti bisa,” tegas Supeno. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Debat Publik Calon Bupati Kukar Berlangsung Sukses, Sunggono Ajak Warga Ramai ke TPS

TENGGARONG — Tahapan penting menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) sukses digelar. Debat publik antar calon bupati dan wakil bupati, yang berlangsung pada Rabu (9/4/2025), mendapat apresiasi luas. Termasuk dari Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono.

Ia yang turut hadir dalam agenda tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar atas terselenggaranya debat secara lancar dan tertib. “Debat publik berjalan sangat baik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mengapresiasi kerja keras KPU dalam menyukseskan kegiatan ini,” ucap Sunggono.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat Kukar untuk tidak menyia-nyiakan hak suaranya pada PSU yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April mendatang. Partisipasi publik, menurutnya, merupakan pondasi penting dalam pembangunan daerah.

“Suara kita menentukan masa depan Kukar. Ayo datang ke TPS, jangan sampai ada suara yang terbuang,” katanya.

Merujuk pada angka partisipasi pemilih di pilkada sebelumnya yang mencapai 70,9 persen, Sunggono berharap masyarakat dapat melampaui capaian tersebut, meski waktu persiapan untuk PSU relatif lebih singkat. “Target kita jelas, tingkatkan partisipasi. Waktu memang terbatas, tapi semua tahapan telah kita lalui dengan matang,” imbuhnya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para ASN di lingkungan Pemkab Kukar agar turut memberikan contoh dengan menggunakan hak pilih mereka. “ASN jangan sampai golput. Ini bukan hanya soal memilih, tapi juga tanggung jawab sebagai warga negara,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Israel Rencanakan Masukkan Kota Rafah ke dalam Zona Penyangga di Gaza

YERUSALEM – Israel dikabarkan berencana memasukkan Kota Rafah di Gaza selatan ke dalam zona penyangga yang sedang dibangun di sepanjang perbatasan, demikian laporan media Israel pada Rabu (9/4/2025).

Harian Haaretz melaporkan bahwa pihak militer Israel tengah menciptakan zona penyangga di Gaza yang mencakup area seluas 75 kilometer persegi, atau sekitar seperlima dari total wilayah Palestina tersebut.

“Langkah ini secara efektif akan menjadikan Gaza sebagai sebuah daerah kantong (enklaf) yang dikelilingi wilayah di bawah kendali Israel, serta memutus aksesnya dari perbatasan Mesir,” tulis Haaretz.

Wilayah tersebut terletak antara Koridor Philadelphi di selatan dan Jalur Morag di utara. Sebelum pecahnya perang Israel pada Oktober 2023, kawasan ini dihuni sekitar 200.000 warga Palestina.

“Namun dalam beberapa pekan terakhir, kawasan tersebut nyaris sepenuhnya kosong akibat kehancuran besar yang disebabkan oleh serangan militer Israel,” lanjut laporan itu.

Harian tersebut juga menyebutkan bahwa jika Rafah dimasukkan ke dalam zona penyangga, hal itu akan memungkinkan Israel merebut wilayah yang lebih luas di Gaza.

“Dalam beberapa hal, tampaknya militer Israel ingin menerapkan strategi yang sama seperti yang mereka lakukan di Gaza utara,” tambahnya.

Sebagai bagian dari persiapan, militer Israel dilaporkan tengah memperluas Jalur Morag, yang memisahkan Rafah dan Khan Younis di Gaza selatan, dengan merobohkan bangunan-bangunan yang berada di sepanjang jalur tersebut.

Haaretz menyebut langkah baru itu sebagai bagian dari upaya Israel untuk meningkatkan tekanan terhadap kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Belum ada konfirmasi resmi dari militer Israel terkait rencana memasukkan Rafah ke dalam zona penyangga tersebut.

Militer Israel kembali melancarkan serangan mematikan ke Gaza pada 18 Maret lalu, yang menewaskan hampir 1.500 orang, melukai lebih dari 3.700 lainnya, serta menggugurkan kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang ditandatangani pada Januari.

Pekan lalu, pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu bersumpah akan meningkatkan serangan ke Gaza di tengah upaya penerapan rencana Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan warga Palestina dari wilayah tersebut.

Lebih dari 50.800 warga Palestina telah tewas di Gaza sejak Israel melancarkan serangan brutal pada Oktober 2023, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait agresi mereka di wilayah tersebut. (ANT/KN)

KPK Ungkap Djoko Tjandra Diduga Minta Bantuan Harun Masiku di Kuala Lumpur

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan bahwa mantan terpidana kasus pengalihan hak tagih utang Bank Bali, Djoko Sugiarto Tjandra (DST), diduga meminta bantuan kepada Harun Masiku (HM) saat keduanya bertemu di Kuala Lumpur (KL), Malaysia.

Harun Masiku merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggota DPR RI 2019–2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ada permintaan dari Saudara DST kepada Saudara HM untuk membantu mengurus sesuatu,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Tessa menjelaskan bahwa dugaan tersebut ditanyakan penyidik KPK ke Djoko Tjandra di pemeriksaan pada Rabu ini.

Sementara itu, dia mengatakan bahwa KPK belum bisa menyampaikan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Oleh sebab itu, dia juga mengatakan bahwa pihaknya belum dapat menginformasikan adanya dugaan aliran dana dalam pertemuan di KL tersebut.

“Kalau aliran uang belum ada infonya,” jelasnya.

Sebelumnya, Djoko Tjandra tiba di Gedung Merah pada Rabu ini, yakni pukul 10.00 WIB, dan keluar
dari gedung tersebut pada pukul 13.22 WIB.

Ketika ditanya para jurnalis usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Djoko mengaku tidak kenal dengan Harun Masiku.

Harun Masiku ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait dengan penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019–2024 di KPU RI.

Walaupun demikian, Harun Masiku selalu mangkir dari panggilan penyidik KPK hingga dimasukkan daftar pencarian orang (DPO) sejak 17 Januari 2020.

Dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi Harun Masiku, penyidik KPK pada Selasa, 24 Desember 2024, menetapkan dua orang tersangka baru dalam rangkaian kasus Harun Masiku, yakni Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan advokat Donny Tri Istiqomah. (ANT/KN)