Beranda blog Halaman 210

Pahitnya Menang Lelang Negara (7): Gugatan Ditolak PN Balikpapan, Tanpa Itikad Baik, Eksekusi Paksa Jalan Terakhir

SETELAH melalui proses persidangan yang panjang hampir sembilan bulan, Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan akhirnya menjatuhkan putusan dalam perkara perdata Nomor 91/Pdt.G/2025/PN.Bpp pada 11 Desember 2025. Putusan itu tegas dan tidak menyisakan ruang tafsir: gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard/NO).

Putusan tersebut berarti tidak ada pembatalan lelang, tidak ada pembatalan kepemilikan, dan tidak ada satu pun amar yang menyatakan risalah lelang negara menjadi tidak sah. Dengan kata lain, pelaksanaan lelang oleh negara melalui KPKNL Balikpapan dinyatakan sah, dan status saya sebagai pemenang lelang tetap dilindungi hukum.

Majelis Hakim menilai gugatan Penggugat sejak awal cacat secara formil. Dalil-dalil yang diajukan dinyatakan kabur dan tidak jelas karena mencampuradukkan persoalan wanprestasi dengan tuduhan perbuatan melawan hukum, serta menyerang proses lelang tanpa dasar hukum yang kuat. Atas dasar itu, Majelis menyatakan gugatan tidak layak untuk diperiksa lebih lanjut. Putusan ini sekaligus menutup seluruh keberatan hukum yang selama ini diarahkan kepada lelang dan kepemilikan objek.

Namun, seperti yang kerap terjadi dalam banyak perkara lelang negara, kepastian hukum di atas kertas belum serta-merta diikuti kepatuhan di lapangan.

Hingga hari ini, rumah yang saya beli secara sah melalui lelang negara masih dikuasai oleh Penggugat. Fakta ini bahkan telah terungkap secara terang di dalam persidangan. Dalam pemeriksaan setempat (descente) yang dilakukan Majelis Hakim pada 10 Oktober 2025, Penggugat secara langsung mengakui bahwa dirinya masih menempati objek rumah tersebut. Pengakuan itu tercatat dalam berita acara pemeriksaan setempat dan menjadi bagian penting dari fakta persidangan.

Artinya, sebelum putusan dibacakan pun, kondisi penguasaan tanpa hak sudah diketahui dan tidak terbantahkan.

Sebagai pihak yang dinyatakan sah secara hukum, sebenarnya saya memiliki dasar untuk segera menempuh langkah eksekusi. Namun setelah putusan dibacakan, saya memilih untuk tetap mengedepankan itikad baik. Pada hari yang sama, saya menyampaikan pemberitahuan resmi kepada kuasa hukum Penggugat bahwa putusan telah keluar dan tidak ada lagi sengketa hukum atas objek tersebut. Saya memberi waktu hingga Minggu, 14 Desember 2025, agar rumah diserahkan secara sukarela.

Pesan tersebut diterima dan dijawab singkat: akan disampaikan kepada klien. Saya menunggu dengan harapan ada penyelesaian baik-baik. Namun hingga Selasa, 16 Desember 2025, tidak ada kabar lanjutan. Tidak ada penyerahan objek. Rumah tetap dikuasai, seolah putusan pengadilan tidak pernah ada.

Dalam konteks ini, perlu ditegaskan bahwa putusan yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima bukanlah putusan setengah-setengah. Putusan tersebut menegaskan bahwa gugatan Penggugat tidak memiliki dasar hukum sejak awal. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan hukum untuk menahan atau terus menguasai objek yang secara sah telah berpindah kepemilikan.

Budi Hartawan Ritonga, S.H., M.H

KUASA HUKUM BJB: PENGUASAAN TANPA HAK JADI PIDANA

Pandangan ini sejalan dengan penilaian Budi Hartawan Ritonga, S.H., M.H., kuasa hukum Bank BJB selaku pemegang hak tanggungan. Menurut Ritonga, Majelis Hakim telah melakukan pertimbangan hukum secara menyeluruh dan komprehensif, mulai dari hubungan kredit, wanprestasi debitur, hingga proses pelelangan dan penetapan pemenang lelang.

“Kami sangat mengapresiasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Balikpapan yang memutus perkara ini tidak dapat diterima. Kami berpandangan Majelis telah mempertimbangkan secara utuh, mulai dari bukti-bukti awal, proses pelelangan, hingga penetapan pemenang lelang terhadap objek tereksekusi,” ujar Ritonga.

Ia menegaskan bahwa status objek tereksekusi yang telah dilelang dan dimenangkan pemenang lelang adalah sah, karena seluruh prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan adanya putusan ini, keberatan hukum atas lelang dan kepemilikan objek sejatinya telah berakhir di meja hijau.

Ritonga juga menyoroti kondisi di lapangan, di mana objek yang telah dimenangkan melalui lelang masih dikuasai pihak yang kalah di pengadilan. Menurutnya, penguasaan semacam itu tidak dapat dibenarkan secara hukum.

“Jika sudah ada pemenang lelang, maka pemenang lelang itulah yang memiliki hak untuk menguasai objek sebagaimana tercantum dalam risalah lelang. Apabila masih ada pihak yang menempati objek tersebut, maka itu merupakan perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Lebih jauh, Ritonga mengingatkan bahwa penguasaan tanpa hak tidak selalu berhenti pada ranah perdata. Dalam kondisi tertentu, perbuatan tersebut berpotensi masuk ke ranah pidana, khususnya terkait Pasal 167 ayat (1) KUHP tentang memasuki atau tetap berada di pekarangan orang lain secara melawan hukum, sekaligus membuka ruang gugatan perdata lanjutan atas dasar perbuatan melawan hukum karena menimbulkan kerugian.

“Bahkan seharusnya negara memberikan kewenangan yang tegas untuk mengeluarkan secara paksa apabila debitur telah wanprestasi dan objek telah dieksekusi melalui lelang,” lanjut Ritonga.

Dalam konteks administrasi pertanahan, Ritonga juga menegaskan pentingnya membedakan antara proses administratif dan sengketa hukum. Menurutnya, balik nama sertipikat merupakan proses administratif di Kantor Pertanahan yang pada prinsipnya tetap dapat berjalan selama syarat formil terpenuhi.

“Kita harus memahami perbedaan antara proses administratif dan sengketa hukum. Balik nama sertipikat adalah proses administratif di BPN. Sepanjang syarat formal terpenuhi, BPN pada umumnya tetap dapat memproses permohonan, meskipun masih ada potensi upaya hukum lanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi banding tidak serta-merta menghentikan proses administrasi. Risiko hukum tetap ada dan dapat diuji kemudian, namun hal tersebut tidak menghapus fakta bahwa pemenang lelang telah memperoleh haknya secara sah berdasarkan risalah lelang dan putusan pengadilan yang ada.

Sejalan dengan pandangan tersebut, saya juga telah menempuh jalur pidana atas penguasaan objek tanpa hak ini. Laporan telah disampaikan dan hingga saat ini proses penyelidikan di Polda Kaltim masih berjalan.
Jalur pidana ini saya tempuh bukan sebagai tekanan, melainkan sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa putusan pengadilan tidak berhenti sebagai dokumen formal tanpa daya paksa.

Karena hingga batas waktu yang telah diberikan tidak ada penyerahan sukarela, maka langkah berikutnya adalah permohonan eksekusi pengosongan. Langkah ini bukan pilihan emosional, melainkan konsekuensi hukum dari putusan yang telah dibacakan dan harus dihormati oleh semua pihak.

Pada tahap selanjutnya, saya juga akan melanjutkan proses administrasi pertanahan, termasuk pengurusan balik nama sertipikat ke Kantor Pertanahan, sebagai bagian dari pemenuhan hak saya selaku pemenang lelang yang sah.

Proses administratif ini berdiri sendiri dan tidak menghapus kewajiban pihak yang masih menguasai objek untuk tunduk pada putusan pengadilan.

Putusan sudah jelas. Kesempatan telah diberikan. Ketika itikad baik tidak ditunjukkan, maka eksekusi paksa menjadi jalan terakhir agar hukum tidak kehilangan wibawanya. (bersambung)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Korban Tewas Penembakan di Australia Bertambah jadi 12 Orang

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn15des2025/mobile/

Sabar/Reza Raih Emas Ganda Putra SEA Games 2025

0

JAKARTA – Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil meraih medali emas ganda putra SEA Games 2025 setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada babak final, Minggu (14/12/2025).

Bertanding di Thammasat University Rangsit Campus, Bangkok, Thailand, Sabar/Reza yang menempati unggulan ketiga sukses menundukkan unggulan teratas Aaron/Soh dengan dua gim langsung 21-14, 21-17.

Memanfaatkan kesalahan sendiri yang dibuat ganda Malaysia, Sabar/Reza fokus melancarkan serangan untuk merebut set pertama.

Kemenangan dipastikan pada set kedua ketika pengembalian bola dari lawan terlampau jauh ke belakang.

Sabar yang berada di depan berteriak “out, out” kepada Reza yang ada di belakangnya. Perkiraan dari Sabar tersebut tepat. Penonton sontak berteriak menyambut kemenangan ganda Indonesia itu.

Reza langsung berlutut di lapangan, sementara sabar menutup muka dengan tangan dan melakukan sujud.

Perjalanan Sabar/Reza meraih emas berjalan mulus dengan win-rate 100 persen. Mereka berhasil mengalahkan ganda Myanmar Zui Dika Lal/Kyaw Phyo Thurain dengan dominan 21-11, 21-11 pada babak 16 besar, Kamis (11/12).

Sabar/Reza kembali meraih kemenangan dua set langsung 21-11, 21-17 atas pasangan Filipina Julius Villabrille/Solomon Jr. Padiz pada babak perempat final, Jumat (12/12).

Pada semifinal, Sabtu (13/12), Sabar/Reza mengalahkan Kai Wun Tee/Wei Chong Man dari Malaysia dengan 21-16, 21-17.

Sabar/Reza bukan satu-satunya ganda putra Indonesia di SEA Games 2025. Leo Rolly Carnado/Bagas Maulana meraih medali perunggu setelah kalah dari Aaron/Soh pada babak semifinal, Sabtu (13/12).
Medali yang dipersembahkan Sabar/Reza menutup prestasi timnas bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 Thailand dengan tiga emas, tiga perak dan empat perunggu.

Emas diraih oleh Sabar/Reza di nomor ganda putra, Alwi Farhan di nomor tunggal putra, dan beregu putra.

Medali perak dipersembahkan oleh tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan beregu putri.

Perunggu datang dari Leo/Bagas di nomor ganda putra, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum di nomor ganda putri, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel di nomor ganda campuran, dan tunggal putri Putri Kusuma Wardani. (ANT/KN)

Korban Tewas Penembakan di Australia Bertambah Jadi 12 Orang

MOSKOW – Jumlah korban tewas dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, bertambah menjadi 12 orang, menurut kepolisian New South Wales (NSW).

“Sedikitnya 12 orang meninggal dunia saat ini. Sebanyak 29 orang telah dibawa ke berbagai rumah sakit di kawasan Sydney, termasuk dua petugas kepolisian,” kata Komisaris Polisi Mal Lanyon.

Sebelumnya, Australian Broadcasting Corporation (ABC) melaporkan banyak orang menjadi korban dalam insiden itu. Otoritas setempat mengatakan ancaman langsung telah berakhir.

Kepolisian NSW mengaku telah mengamankan dua tersangka pelaku, tetapi operasi keamanan terus berlangsung. Warga diminta menjauhi lokasi kejadian yang telah ditetapkan sebagai zona steril.

Penembakan tersebut terjadi pada hari pertama perayaan Yahudi, Hanukkah, yang akan berlangsung selama delapan hari.

Sementara itu, Rusia dilaporkan terus memantau situasi di Australia menyusul insiden penembakan tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan kepada RIA Novosti pada Minggu bahwa pihaknya terus “memantau berita mengerikan dari Australia.”

“Penembakan terhadap orang-orang tak bersalah saat hari raya keagamaan adalah tragedi yang mengerikan,” kata Zakharova.

Dia menambahkan misi diplomatik Rusia di Australia terus menjalin kontak dengan otoritas setempat setempat untuk memastikan ada tidaknya warga Rusia yang menjadi korban dalam peristiwa itu. (ANT/KN)

Kemenhub Proyeksikan 5 Juta Penumpang Udara pada Libur Nataru 2025/2026

0

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan jumlah penumpang angkutan udara pada libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mencapai 5.050.194 orang, baik penerbangan domestik maupun internasional.

“Kami memproyeksikan total penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tembus 5.050.194 penumpang. Terdiri dari 3.899.176 penumpang domestik dan 1.151.018 penumpang,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Achmad Setiyo Prabowo dalam keterangan di Jakarta, Minggu (14/12/2025).

Dia menyampaikan angka itu terjadi peningkatan namun tidak terlalu signifikan dibanding periode sebelumnya, hanya saja Kemenhub tetap optimistis mobilisasi masyarakat akan meningkat seiring tingginya kebutuhan perjalanan liburan Natal dan Tahun Baru.

“Dari sisi angka, kenaikannya memang tidak terlalu signifikan, tetapi kami tetap optimistis akan ada peningkatan mobilisasi dan pergerakan penumpang,” ujarnya.

Dia menyebutkan rute domestik dengan potensi penumpang tertinggi diprediksi masih didominasi penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, seperti rute Jakarta–Denpasar, Jakarta–Surabaya, Jakarta–Medan, serta Balikpapan–Jakarta.

Sementara untuk rute internasional, penerbangan Jakarta–Singapura, Denpasar–Singapura, Jakarta–Kuala Lumpur, dan Denpasar–Kuala Lumpur masih menjadi yang paling diminati.

Dari sisi kesiapan armada, Setiyo mengungkapkan jumlah pesawat udara yang tercatat di Indonesia saat ini sebanyak 568 unit. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 368 pesawat yang dalam kondisi siap operasi, sementara sisanya menjalani perawatan.

“Kondisi armada ini masih belum kembali seperti sebelum pandemi. Jumlah pesawat yang serviceable terbatas, sehingga rotasi pesawat menjadi lebih ketat, terutama saat terjadi gangguan cuaca atau teknis,” jelasnya.

Untuk menjaga keterjangkauan harga tiket selama periode Natal dan Tahun Baru, lanjutnya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah stimulus, diantaranya kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah sebesar 6 persen, diskon fuel surcharge untuk pesawat jet dan propeller.

Selanjutnya diskon tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen, penurunan harga avtur di 37 bandara, serta perpanjangan jam operasional bandara.

“Kalau diramu, ada kebijakan PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah), diskon fuel surcharge, tax bandara, dan lain-lain, kurang lebih bisa menurunkan harga tiket 12-13 persen,” kata Setiyo.

Kemenhub juga memastikan 257 bandar udara (bandara) siap melayani angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas, operasional dan standar layanan demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah melaksanakan inspeksi kesiapan operasional bandar udara dalam rangka penyelenggaraan angkutan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di 257 bandar udara,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa dalam keterangan di Jakarta, Jumat (12/12).

Ia mengatakan inspeksi bandar udara dilakukan Inspektur Bandar Udara kantor pusat bersama dengan inspektur bandar udara Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) I-X dengan pembagian area inspeksi.

Lukman menjelaskan unsur utama pelaksanaan inspeksi difokuskan pada sisi udara (runway, taxiway, apron, alat bantu visual, sistem kelistrikan dan pelayanan darurat termasuk juga pemeriksaan sistem dan fasilitas drainase) serta pemeriksaan sisi darat (terminal penumpang).

“Selain itu kesiapan inspektur juga menjadi unsur penting pelaksanaan inspeksi,” ujar dia. (ANT/KN)

Akses Bireuen–Aceh Tengah Kembali Tersambung, Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung

0

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengumumkan akses dari dan menuju Kabupaten Bireuen-Kabupaten Aceh Tengah di Provinsi Aceh kembali tersambung setelah jembatan bailey rampung dipasang di atas aliran Sungai Teupin Mane oleh sejumlah prajurit TNI setempat.

Jembatan bailey merupakan salah satu strategi pemerintah mengganti sementara jembatan-jembatan yang rusak dan putus akibat banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 25 November 2025.

“Jembatan bailey di Teupin Mane, Bireuen, Provinsi Aceh kini telah tersambung, menghubungkan Bireuen dengan Aceh Tengah,” kata Seskab Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (14/12/2025).

“1 minggu yang lalu, Bapak Presiden memerintahkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beserta jajaran untuk segera membangun jembatan bailey di berbagai jembatan yang putus dan diharapkan jalanan yang terputus dapat tersambung dengan segera,” sambung Seskab Teddy.

Seskab Teddy kemudian menjelaskan pemasangan jembatan bailey rangka baja itu bukan sesuatu yang mudah, mengingat aliran Sungai Teupin Mane di Bireuen masih cukup deras setelah banjir bandang bulan lalu.

“Dengan kondisi medan yang menantang, lebar sungai mencapai kurang lebih 180 meter, jembatan sementara tersebut menjadi urat nadi penting untuk memulihkan kembali akses darat yang terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai,” ujar Seskab Teddy.

Seskab Teddy melanjutkan tidak hanya di Teupin Mane, Bireuen, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bersama TNI Angkatan Darat dan masyarakat saat ini bahu-membahu membangun 50 jembatan bailey di titik-titik yang jembatannya putus dan rusak akibat banjir bandang.

“Saat ini, tengah dibangun 50 jembatan bailey. Pemerintah melalui Kementerian PU bersama TNI AD dan masyarakat bahu-membahu membangun jembatan sementara ini agar mobilitas warga kembali berjalan dan distribusi logistik semakin lancar,” kata Seskab Teddy.

Presiden Prabowo, dalam kunjungan keduanya di Aceh, meninjau langsung pemasangan jembatan bailey di Bireuen pada 7 Desember 2025. Pengecekan jembatan itu menjadi agenda pertama Presiden saat menginjakkan kaki di Bireuen, salah satu kabupaten di Aceh yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Di tepian Sungai Teupin Mane, yang arusnya masih cukup deras, Presiden Prabowo sempat memberikan instruksi secara langsung kepada Menteri PU Dody Hanggodo. Selepas itu, Presiden Prabowo lanjut menyapa masyarakat, para pengungsi banjir bandang dan longsor, yang antusias menyambut kunjungan Presiden RI di Kabupaten Bireuen.

“Ini kita lihat salah satu jembatan bailey yang mereka kerja terus (untuk menyelesaikannya, red.), diharapkan satu minggu sudah bisa buka, dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi yang menuju Bener Meriah dan Takengon ke atas,” kata Presiden Prabowo setelah meninjau perakitan dan pemasangan jembatan bailey Teupin Mane, Bireuen, Aceh, Minggu (7/12).

Di Teupin Mane, Bireuen, Presiden Prabowo saat itu didampingi oleh Seskab Teddy, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak — yang ditugaskan oleh Presiden sebagai Komandan Satgas Jembatan untuk Pemulihan Dampak Bencana Sumatera, kemudian Menteri PU Dody Hanggodo, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo. (ANT/KN)

KPK: Kasus Dugaan Korupsi Bupati Lampung Tengah Ungkap Lemahnya Rekrutmen Parpol

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memandang kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya menunjukkan lemahnya rekrutmen partai politik.

“Permasalahan mendasar adalah lemahnya integrasi rekrutmen dengan kaderisasi yang memicu adanya mahar politik, tingginya kader yang berpindah-pindah antarparpol, serta kandidasi hanya berdasarkan kekuatan finansial dan popularitas,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Minggu (14/12/2025).

Selain itu, Budi mengatakan KPK memandang dugaan penerimaan uang sebanyak Rp5,25 miliar yang dipakai Ardito Wijaya melunasi pinjaman bank untuk kebutuhan kampanye selama Pilkada 2024, menunjukkan masih tingginya biaya politik di Indonesia pada saat ini.

“Hal ini menunjukkan masih tingginya biaya politik di Indonesia yang mengakibatkan para kepala daerah terpilih kemudian mempunyai beban besar untuk mengembalikan modal politik tersebut, dan sayangnya dilakukan dengan cara-cara melawan hukum, yaitu korupsi,” katanya.

Sementara itu, dia mengatakan kasus yang melibatkan Ardito Wijaya tersebut juga mengonfirmasi salah satu hipotesis dalam kajian tata kelola parpol yang sedang KPK lakukan, yakni tingginya kebutuhan dana bagi parpol untuk pemenangan pemilu, operasional, hingga pendanaan berbagai kegiatan seperti kongres atau musyawarah partai.

Hipotesis lainnya, kata dia, yakni tidak akuntabel dan transparansinya laporan keuangan, sehingga membuat ketidakmampuan dalam mencegah adanya aliran uang yang tidak sah kepada parpol.

“KPK mendorong pentingnya standardisasi sistem pelaporan keuangan parpol agar mampu mencegah adanya aliran uang yang tidak sah,” ujarnya.

Walaupun demikian, dia mengatakan KPK masih berproses untuk melengkapi kajian tersebut sebelum menyerahkannya kepada para pemangku kepentingan terkait sebagai upaya pencegahan korupsi.

Sebelumnya, pada 11 Desember 2025, KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya sebagai salah satu dari lima tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa, serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2025.

KPK menduga Ardito Wijaya menerima Rp5,75 miliar terkait kasus tersebut, dan memakai Rp5,25 miliar guna melunasi pinjaman bank untuk kebutuhan kampanye selama Pilkada 2024. (ANT/KN)

Saksikan Ketabahan Korban Banjir Sumatra, Raffi Ahmad: Hati ini Rasanya Campur Aduk

0

JAKARTA – Air mata Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad meluap kala mengunjungi sekaligus membawa bantuan untuk dibagikan kepada para korban banjir di sejumlah wilayah di Sumatra secara langsung pada Minggu (14/12/2025).

“Hati ini campur aduk rasanya, hari ini saya berkesempatan bertemu langsung dengan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang, didampingi Bupati Aceh Tamiang,” katanya melalui keterangan di Jakarta.

Selebriti papan atas Indonesia itu, mengaku menyaksikan sendiri keteguhan hati masyarakat yang sedang diuji, serta kerja keras para petugas, relawan dan seluruh pihak yang tanpa lelah hadir di garis depan.

Menurut dia, semangat gotong royong dan kepedulian yang tetap menyala menjadi kekuatan utama bagi Aceh Tamiang untuk bangkit, meskipun dibarengi dengan berbagai macam keterbatasan.

“Seluruh pihak bersatu untuk berupaya mempercepat proses pemulihan agar kehidupan dapat kembali berjalan dengan baik. Setiap langkah dilakukan dengan harapan, setiap ikhtiar diiringi doa, insyaAllah kondisi akan berangsur pulih seperti sedia kala,” ujarnya.

Pejabat negara ini, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Aceh Tamiang atas ketabahan, kehangatan dan kekuatan yang ditunjukkan di masa sulit ini.

“Semoga bantuan yang kami sampaikan dapat sedikit meringankan beban dan memberi semangat untuk terus bertahan. Sampai kapan pun, saya akan selalu bersama masyarakat Aceh Tamiang, saling menguatkan, saling mendoakan, dan berharap agar masa masa sulit ini segera berlalu,” ucapnya.

Selanjutnya, ia mengunjungi para korban banjir di Padang. Ia melihat langsung kondisi di lapangan, mendengar cerita, keluh, dan harapan mereka.

“Hati ini sungguh terenyuh. Di tengah keterbatasan, masih terasa kuatnya kesabaran, doa dan semangat untuk bangkit. Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tapi juga membawa pelukan, doa dan keyakinan kita tidak sendiri,” ujar dia.

Menurut dia, harapan akan selalu ada, selama kita seluruh bangsa Indonesia kompak dan bersatu. Dalam perspektifnya, Indonesia kuat karena kebersamaan, saling menguatkan, saling membantu, dan saling mendoakan.

“InsyaAllah semua akan membaik dan pasti bisa kita lewati semua, bersama. Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua, menguatkan langkah kita, dan melindungi negeri yang kita cintai ini.” demikian Raffi Ahmad. (ANT/KN)

Delapan ASN Kemenaker Didakwa Memeras Ages RPTKA Rp135 Miliar

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn13des2025/mobile/

Menkeu Tolak Kirim Barang Ilegal untuk Korban Bencana Sumatera

0

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak akan mengirim produk garmen atau balpres ilegal sitaan untuk korban bencana Sumatera.

Saat dikonfirmasi di Tanjung Priok Jakarta, Jumat (12/12/2025), Purbaya mengatakan akan menjaga pengelolaan barang ilegal sesuai dengan aturan yang ada.

“Jangan sampai nanti gara-gara itu, banyak lagi balpres masuk dengan alasan kan bagus buat bencana,” kata Purbaya.

Dia menambahkan bila memang pihaknya ingin mengirim bantuan kepada korban bencana, Menkeu lebih memilih untuk menggelontorkan anggaran baru guna menyiapkan barang yang lebih layak pakai bagi korban.

Barang-barang itu pun akan dibeli melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri.

“Lebih baik kita beli barang-barang dalam negeri produk UMKM, dikirim ke bencana yang (barang) baru. Saya lebih baik mengeluarkan uang ke situ kalau terpaksa, dibanding pakai barang-barang balpres itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan membuka peluang menyalurkan sitaan baju ilegal untuk korban bencana Sumatera, menyusul penindakan terhadap kontainer dan truk bermuatan produk garmen atau balpres ilegal.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Dwi Heryanto saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/12), menjelaskan barang hasil tindakan secara otomatis menjadi barang milik negara. Namun, opsi tidak lanjut penanganan barang ilegal bukan hanya dimusnahkan.

“Dihancurkan itu sebetulnya salah satu (opsi). Kalau barang melanggar, tentunya akan menjadi barang milik negara. Itu bisa dimusnahkan atau untuk tujuan lain,” ujarnya.

Secara umum, terdapat tiga opsi tindak lanjut terhadap barang ilegal, yakni dimusnahkan, dihibahkan untuk tujuan tertentu, dan dilelang.

Mengingat upaya pemulihan bencana di Sumatera masih berlanjut, Bea Cukai mempertimbangkan untuk mengambil opsi hibah atas barang ilegal yang disita.

“Siapa tahu saudara-saudara kita bisa memanfaatkan dan menggunakan. Sementara yang di Aceh membutuhkan,” tambahnya. (ANT/KN)