Sabtu, April 13, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Muhammadiyah Setuju Keputusan MUI, Kurma Produksi Israel Haram

JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharamkan kurma yang diproduksi Israel. Menurutnya, aksi boikot itu merupakan bentuk simpati terhadap rakyat Palestina atas kekejaman bangsa Israel.

Terlebih, konsumsi kurma bakal mengalami peningkatan selama memasuki bulan suci Ramadhan.

“Itulah yang bisa kita lakukan sebagai bentuk simpati terhadap rakyat Gaza,” kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM, dan Hikmah, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si seperti dikutip dari JawaPos.com, Senin (11/3/2024).

Dadang menegaskan, aksi boikot terhadap produk-produk Israel merupakan sanksi yang perlu dilakukan. Ia menekankan, ada efeknya tidak itu merupakan bentuk simpati kepada rakyat Palestina.

“Soal ada efek atau tidak terhadap kekejaman lain persoalan, daripada kita tidak berbuat apa-apa,” tegas Dadang.

Sebelumnya, MUI menyerukan seluruh umat Islam di Indonesia untuk memboikot produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel, termasuk kurma yang diproduksi Israel. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Internasional Sudarmoto menegaskan, kurma produksi Israel hukumnya haram.

“Jangan lagi menjual produk-produk Israel termasuk kurma. Kurma itu sebenarnya halal, enak, saya juga pecinta kurma. Halal zatnya, tapi jadi haram karena uang hasil penjualan itu untuk membunuhi warga Palestina,” ucap Sudarmoto di kantor MUI, Jakarta, Minggu (10/3/2024).

MUI pun mengingatkan masyarakat tidak membeli produk lainnya yang terafiliasi dengan Israel untuk kebutuhan di bulan Ramadhan. Imbauan itu juga sudah tercantum dalam Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Palestina.

“Fatwa MUI sudah terbit. Tadi itu mengingatkan kembali. Bahwa kita umat Islam dan masyarakat Indonesia yang peduli kemanusiaan, memboikot produk-produk Israel dan produk-produk perusahaan atau negara yang berafiliasi dengan Israel,” papar Sudarmoto.

Ia mengingatkan untuk tidak membeli produk-produk pro Israel. Salah satunya, kurma yang juga terdapat sejumlah merek terafiliasi Israel.

“Produk-produk itu macam-macam, bisa makanan, minuman, dan lain-lain. Yang kemarin juga sudah diberitakan di media, Kurma. Kalau ada kurma Israel jangan dibeli,” pungkasnya. (JP/KN)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular