Selasa, Juli 23, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Menko Polhukam Sebut Ada 1.900 Mahasiswa Teridentifikasi Jadi Korban TPPO di Jerman

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto telah membentuk tim khusus terkait kasus TPPO dengan modus mengirim mahasiswa magang ke Jerman. Hadi mengatakan ada 1.900 mahasiswa yang teridentifikasi sebagai korban.
“Kurang lebih ada 1.900 mahasiswa ada di sana, kami identifikasi semua,” ujar Hadi setelah meninjau Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Hadi mengatakan, dalam kasus ini, ada 32 Universitas yang mahasiswanya di kirim ke Jerman. Dia mengatakan akan membentuk tim terdiri atas Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).

“TPPO ya ada 32 universitas yang mahasiswanya dikirim ke Jerman. Namun, kami akan panggil pertama Dikti, kedua dengan Polri, yang ketiga dengan Kemenlu, untuk mengidentifikasi bagaimana proses pengiriman tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus mengirim mahasiswa magang ke Jerman. Polisi mengatakan pengiriman mahasiswa ke Jerman tersebut melalui program ferienjob.

“Pengungkapan jaringan internasional TPPO dengan modus mengirimkan mahasiswa magang ke negara Jerman melalui program ferienjob,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam keterangan tertulis, Selasa (19/3/2024).

Djuhandhani mengatakan para mahasiswa tersebut ternyata dipekerjakan secara ilegal. Para korban juga dieksploitasi.

“Namun para mahasiswa dipekerjakan secara non-prosedural sehingga mengakibatkan mahasiswa tereksploitasi,” ucap Djuhandhani. (Dtc/KN)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular