Kukar Kebut Pengembangan Puskesmas dan Pusban, Target Rampung Desember 2025

TENGGARONG – Pemerataan layanan kesehatan terus digenjot Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar memprioritaskan pengembangan 2 Puskesmas dan 8 Puskesmas Pembantu (Pusban) yang tersebar di berbagai kecamatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi, menegaskan proyek ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat desa.

“Kalau yang Puskesmas sudah selesai, yang Pusban ini rata-rata sudah 50-60 persen. Alhamdulillah, sampai kini tidak ada kendala dan lancar aja, aman,” katanya saat dikonfirmasi Senin (29/9/2025).

Supriyadi menyebut pengembangan mencakup Puskesmas Muara Wis (lanjutan), Puskesmas Marangkayu, serta 7 Pusban yang tersebar di Desa Bangun Rejo Kecanatan Tenggarong Seberang), Pendingin Kecamatan Sangasanga, Buluq Sen dan Muara Teboq Kecanatan Tabang.

Kemudian , DesaRantau Hempang Kecamatan Muara Kaman, Lamin Telihan Kecamatan Kenohan, Purwajaya Kecamatan Loa Janan , dan Tanah Datar Kecamatan Muara Badak.

Target penyelesaian ditetapkan paling lambat 10 Desember 2025. Meski pengerjaan tidak bisa serentak di semua lokasi, progres disebut tetap berjalan sesuai rencana.

“Kalau target paling lambat di tanggal 10 Desember 2025, karena tidak bisa misalnya kalau Pusban itu 7 lokasi langsung berjalan serentak, pasti minggu depannya baru berproses untuk yang lain,” ujarnya.

Menurutnya, ada lokasi yang dibangun baru karena sebelumnya belum memiliki Pusban. Ada pula yang direhab berat karena kondisi bangunan lama sudah tidak layak.

“Kalau ada yang memang lokasinya belum ada Pusban, itu berarti bangun baru. Kalau yang ada Puskesmas, misalnya Pusban memang tidak layak. Dan kalau direhab juga tidak bisa, terlalu rusak,” jelas Supriyadi.

Ia menambahkan, dari 32 Puskesmas di Kukar, sebagian besar sudah memenuhi standar. Fokus ke depan akan diarahkan pada desa yang belum memiliki Pusban sama sekali atau letaknya jauh dari Puskesmas induk.

READ  Momentum Kemerdekaan Kadis PU Dorong Kinerja Berkualitas dan Bermanfaat

“Harapannya ke depan, karena ini merupakan standar input bagi pembangunan kesehatan, khususnya dalam hal mendekatkan pelayanan ke masyarakat, maka standar input khususnya fasilitas kesehatan itu tetap harus tetap diprioritaskan,” tegasnya.

Camat Marangkayu, AR Ambo Dalle, mengakui keberadaan Puskesmas di wilayahnya memberi dampak langsung pada masyarakat. Seluruh pelayanan kesehatan kini lebih terpusat dan nyaman diakses warga.

“Kami berharap dengan adanya sarpras Puskesmas yang telah dilengkapi oleh Dinas Kesehatan, pelayanan semakin cepat dan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan,” tuturnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img