TENGGARONG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana membentuk tim khusus, untuk mengatur penempatan pedagang di Pasar Tangga Arung. Langkah ini diambil guna memastikan proses relokasi berjalan tertib dan adil bagi seluruh pelaku usaha.
Mengingat pasar yang terletak di tengah Tenggarong ini, kini telah nyaris rampung. Dikatakan proses pengerjaannya telah mencapai 80 persen, hanya menyisakan pembanguan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan ditargetkan bisa difungsikan kembali di tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan bahwa tim tersebut akan bertugas memverifikasi data pedagang. Serta menyusun tata tertib penempatan lapak secara rinci.
“Kita akan buat tim lagi, semacam tim untuk penyiapan penempatan para pedagang di Pasar Tangga Arung. Nanti kita akan buatkan tata tertibnya, ada daftar ulangnya juga,” ujarnya, Kamis (1/7/2025).
Ia menekankan bahwa setiap pedagang wajib melunasi retribusi sebelum menempati lapak. Selain itu, sistem distribusi akan dibatasi ketat agar tidak terjadi monopoli.
“Mereka harus lunas retribusi, bagi yang menunggak. Kemudian pedagangnya pun, pelaku usahanya, hanya boleh memiliki satu lapak. Satu pelaku usaha satu KK, tidak boleh lebih,” tegasnya.
Penempatan lapak juga akan merujuk pada data lama yang masih digunakan hingga saat ini. “Kita sesuaikan dengan data dua tahun lalu, 703 itu masih kita pegang. Makanya kita akan daftar ulang lagi, apakah angka itu masih atau ada yang undur diri, sakit, meninggal atau bagaimana. Kita tidak tahu proses dua tahun relokasi,” jelasnya.
Sebagai bagian dari persiapan, pihak Disperindag Kukar juga melakukan studi banding ke sejumlah pasar untuk mencontoh sistem zonasi yang bisa diterapkan di Pasar Tangga Arung.
“Kita akan buatkan penataannya secara khusus. Kemarin sudah pergi ke beberapa pasar untuk studi tiru. Kita akan terapkan zona-zonanya nanti, ya. Dimana pakaian, idaman, aksesoris, dan yang pasti, Pasar Tangga Arung ini semua yang dijual itu serba kemasan,” tambahnya.
Menanggapi rencana pembangunan bioskop di sekitar area pasar, ia menilai hal tersebut justru mendukung konsep pasar modern dan bisa menarik lebih banyak pengunjung dan menjadi tersendiri bagi Pasar Tangga Arung.
“Kita menyambut baik rencana pembangunan Bioskop di Pasar Tangga Arung. Itu bagus, terutama agar pasar kita semakin ramai dikunjungi dan meningkatkan penjualan pelaku usaha,” pungkasnya. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


