Bupati Berau Buka Festival Pemuda, Ajak KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan

BERAU – Festival Pemuda dalam rangka peringatan HUT ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tahun 2025 resmi dibuka Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Panggung Amfiteater, Jalan Milono, Tanjung Redeb, Jumat (8/8/2025).

Festival Pemuda ini dirangkai dengan penampilan adat dan budaya, seminar inspiratif, konten literasi, lomba-lomba, hingga panggung kreatif untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda.

Bupati Sri menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan festival ini. Menurutnya, KNPI Berau telah menjadi wadah penting dalam pengembangan potensi pemuda.

“Saya sangat berharap KNPI Berau akan terus berkontribusi, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau. KNPI harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam agenda pembangunan ke depan,” ujarnya.

Dikatakannya, kualitas SDM menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, pada pada 2023 lalu Kabupaten Berau menempati posisi tertinggi di Kalimantan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan skor 76,71.

“Pencapaian ini tentu tidak lepas dari peran aktif para pemuda dan masyarakat usia produktif. Mari kita tingkatkan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk meramaikan festival sekaligus berbelanja di stan UMKM yang tersedia, sehingga kegiatan ini juga berdampak pada kesejahteraan pelaku usaha lokal.

“Terima kasih kepada Ketua dan jajaran KNPI Berau atas kiprah yang telah diberikan untuk daerah ini. Semoga terus semangat memberikan aksi nyata untuk Berau yang lebih maju,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Berau, Hardiansyah, menegaskan bahwa peringatan HUT KNPI bukan sekadar seremonial, melainkan momentum konsolidasi dan penguatan peran organisasi kepemudaan.

“52 tahun bukan waktu yang singkat. KNPI telah menjadi saksi sejarah dinamika kepemudaan Indonesia, dari jalanan hingga parlemen, dari kampus hingga desa,” katanya.

READ  Pedas Puas Festival 2026 Diprediksi Kembali Diserbu Pengunjung

Menurutnya, tantangan pemuda di era digital dan disrupsi semakin kompleks. Banyak kegiatan kepemudaan kehilangan relevansi karena minimnya dukungan dan perhatian.

“Berikan ruang pada pemuda, bukan hanya secara simbolik, tetapi melalui aksi nyata. Fasilitasi, dampingi, dan jadikan pemuda sebagai aktor pembangunan. Jangan biarkan mereka berjalan sendiri,” pungkasnya. (adv/srn/set)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img