Parkiran RSUD Bontang Masih Semrawut, Pengunjung Belum Pahami Pembagian Lokasi

BONTANG – Hari pertama simulasi sistem parkir di RSUD Taman Husada Bontang belum sepenuhnya berjalan tertib. Sejumlah kendaraan pasien dan pengunjung masih menumpuk di beberapa titik, Senin (26/10/2026). Kondisi ini terjadi karena belum seluruh pengguna kendaraan memahami pembagian lokasi parkir yang telah ditetapkan manajemen rumah sakit.

Padahal, RSUD Taman Husada telah menyiapkan tiga lokasi khusus untuk sepeda motor pasien dan pengunjung. Sementara kendaraan pegawai diarahkan ke area terpisah agar tidak mengurangi kapasitas parkir yang tersedia bagi masyarakat.

Kepala Bagian Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) RSUD Taman Husada Bontang, Muhammad Hatta, mengatakan keterbatasan lahan menjadi alasan utama manajemen melakukan penataan sekaligus simulasi sebelum sistem parkir baru diberlakukan.

“Kenapa harus simulasi dulu terkait parkir. Karena lahan parkir di RS sangat terbatas. Kalau langsung diberlakukan, kami khawatir masyarakat belum memahami alurnya,” ujarnya, Senin (26/10/2026).

Menurut Hatta, pada hari pertama masih ditemukan kendaraan yang terpusat di sejumlah titik parkir, terutama area pertama dan kedua.

Sebagian pengunjung belum mengetahui bahwa rumah sakit telah menyediakan beberapa lokasi alternatif untuk menempatkan kendaraan.

Akibatnya, kendaraan tetap menumpuk di area tertentu meskipun manajemen telah mengatur pembagian tempat parkir.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, RSUD Taman Husada menetapkan tiga lokasi parkir sepeda motor khusus pasien dan pengunjung.

Lokasi pertama berada di basement rumah sakit. Lokasi kedua di area bawah dekat layanan hemodialisis (HD), sedangkan lokasi ketiga berada di bagian belakang dekat gudang.

Ketiga lokasi tersebut disiapkan agar kendaraan pengunjung tidak hanya terpusat pada satu area.

Sementara itu, area parkir di luar bangunan rumah sakit, tepatnya di bagian atas dekat kantin, diperuntukkan khusus bagi pegawai RSUD Taman Husada.

READ  Antar-Jemput Pasien Menumpuk di Lobi RSUD Bontang, Belum Ada Rencana Penataan Khusus

Pengaturan tersebut dilakukan untuk memisahkan kendaraan pegawai dari kendaraan pasien dan pengunjung.

“Untuk pasien dan pengunjung kami tempatkan di dalam. Ada tiga lokasi parkir bagi roda dua. Sedangkan yang di bagian luar, yang di atas dekat kantin itu, hanya untuk karyawan,” jelasnya.

Hatta mengatakan pembagian lokasi parkir perlu dipahami seluruh pengguna kendaraan agar kapasitas lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih merata.

Terlebih, aktivitas pelayanan RSUD Taman Husada setiap hari melibatkan banyak pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, dan pegawai yang menggunakan kendaraan pribadi.

Sebelumnya, manajemen rumah sakit juga mengungkapkan persoalan kepadatan parkir yang kerap terjadi hingga sebagian kendaraan harus ditempatkan di luar kawasan RSUD.

Bahkan, terdapat kendaraan yang ditinggalkan selama berhari-hari sehingga mengurangi ketersediaan ruang parkir bagi pengunjung lainnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan manajemen menyiapkan sistem parkir menggunakan portal otomatis.

Melalui sistem baru, kendaraan yang masuk dan keluar akan diarahkan melewati jalur yang telah ditentukan sehingga pengelolaan parkir dapat dilakukan lebih tertib.

Namun, sebelum sistem tersebut diterapkan, manajemen memilih melakukan simulasi selama lima hari, mulai Senin (26/10/2026) hingga Jumat (30/10/2026).

Hatta memperkirakan masyarakat membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk mulai terbiasa dengan pembagian lokasi parkir dan mekanisme penggunaan portal.

Selama masa simulasi, petugas akan memberikan arahan kepada pengendara agar menempatkan kendaraan sesuai lokasi yang telah disiapkan.

Simulasi berlangsung dalam dua periode setiap hari, yakni pukul 07.00–09.00 Wita dan 15.00–17.00 Wita.

Pengendara sepeda motor mulai diperkenalkan dengan penggunaan mesin pengambilan karcis saat masuk dan penyerahan tiket ketika keluar.

Sementara kendaraan roda empat masih diperbolehkan masuk tanpa melewati portal, tetapi wajib melalui jalur portal saat keluar dengan bantuan petugas.

READ  Jadwal Berobat Pukul 10.00, Pasien Sudah Datang Pukul 07.00, Ruang Tunggu RSUD Bontang Membludak

Seluruh kendaraan belum dikenakan biaya parkir selama pelaksanaan simulasi.

“Adapun simulasinya dilaksanakan dalam dua periode setiap hari, yakni pukul 07.00–09.00 Wita dan 15.00–17.00 Wita. Selama masa uji coba, pengendara belum dikenakan biaya parkir,” jelas Hatta.

Manajemen RSUD Taman Husada mengimbau pasien, keluarga pasien, dan pengunjung memperhatikan petunjuk lokasi parkir serta mengikuti arahan petugas keamanan.

Simulasi akan terus dilakukan hingga Jumat (30/10/2026), dengan pengaturan kendaraan roda dua milik pasien dan pengunjung di tiga lokasi parkir yang telah ditetapkan, sementara area atas dekat kantin dikhususkan untuk pegawai rumah sakit. (Dwi/Adv)

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img