Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Level Rp18.036

JAKARTA — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan akhir pekan dengan penguatan terbatas terhadap dolar Amerika Serikat. Pada penutupan pasar Jumat (5/6/2026), mata uang Garuda berada di level Rp18.036 per dolar AS.

Berdasarkan data perdagangan, rupiah menguat 13 poin atau sekitar 0,07 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Sejak sesi pagi, rupiah telah bergerak di zona positif dan sempat berada di level Rp18.027 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang diterbitkan Bank Indonesia mencatat nilai tukar rupiah berada di angka Rp18.039 per dolar AS. Posisi tersebut relatif tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya.

Analis pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah dipengaruhi perkembangan situasi geopolitik global. Salah satunya terkait upaya mendorong perdamaian di Timur Tengah yang dinilai mampu meredakan kekhawatiran pelaku pasar.

“Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia percaya kemajuan sedang dicapai antara Israel dan Lebanon dan bahwa Lebanon pantas mendapatkan perdamaian,” kata Ibrahim.

Dari dalam negeri, sentimen positif juga datang dari laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang menilai perekonomian Indonesia memulai tahun 2026 dengan performa yang cukup kuat.

Pada kuartal pertama tahun ini, ekonomi nasional tercatat tumbuh 5,6 persen secara tahunan, didorong peningkatan konsumsi domestik serta kenaikan belanja pemerintah.

“Konsumsi rumah tangga dan investasi juga tetap solid setelah pelonggaran kebijakan moneter sepanjang 2025 mendorong penurunan biaya pinjaman,” tutur Ibrahim.

Meski demikian, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan dibayangi tekanan pada perdagangan pekan depan. Menurutnya, mata uang Indonesia berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

“Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp18.030-18.100. Sedangkan untuk satu minggu di range Rp17.950-18.250,” kata Ibrahim.

READ  Festival Lampion Tutup Rangkaian Waisak di Candi Borobudur

Meski ditutup menguat pada akhir pekan, pergerakan rupiah ke depan masih akan dipengaruhi perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, serta dinamika geopolitik internasional.

Pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi penting dalam beberapa hari mendatang yang berpotensi memengaruhi sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. (Fajri/MK/KN)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img