TENGGARONG – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), untuk memperkuat modal di Bankaltimtara akhirnya kandas. Usulan penyertaan modal itu resmi ditolak Badan Anggaran DPRD Kukar, dalam rapat paripurna ke-11, pada Selasa (23/9/2025) malam.
Padahal, dana tersebut disiapkan untuk menopang program Kredit Kukar Idaman (KKI) yang menjadi salah satu unggulan Pemkab Kukar, dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Meski menghadapi penolakan dari lembaga legislatif. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan dirinya menghormati keputusan dewan.
“Memang ada satu usulan yang tidak disetujui, yaitu usulan penyertaan modal. Rencana itu sebenarnya untuk penguatan KKI. Kalau belum bisa sekarang, kita akan siapkan kembali di tahun 2026,” jelas Aulia.
Ia menegaskan, penolakan penyertaan modal tidak akan menghentikan jalannya program KKI. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 1.800 penerima manfaat dengan total perputaran dana mencapai Rp36 miliar.
“Harapan kita, ke depan KKI ini bisa ditingkatkan lagi. Strateginya akan kita siapkan matang untuk tahun 2026,” tegasnya.
Selain membicarakan KKI, Aulia juga menjawab keresahan mahasiswa terkait pencairan Beasiswa Kukar Idaman tahap kedua. Ia memastikan bantuan pendidikan tersebut tetap tersalurkan sesuai jadwal.
“Proses administratif sedang berjalan. Insya Allah akhir Oktober beasiswa sudah bisa dibayarkan,” pungkasnya. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


