Tiga Debutan Para Atletik Indonesia Sumbang Lima Medali di Asian Para Games 2026

NAGOYA – Tiga atlet debutan para atletik Indonesia langsung menorehkan prestasi di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. Helin Wardina, Muhammad Ridho Alfares Putra, dan Vitasari menyumbangkan total lima medali sekaligus mencatatkan waktu terbaik pribadi (personal best).

Helin Wardina menjadi salah satu sorotan setelah meraih dua medali perunggu. Atlet berusia 23 tahun asal Kabupaten Bengkalis, Riau, itu finis di posisi ketiga nomor 100 meter putri T37/T38 dengan catatan waktu 13,69 detik dan nomor 200 meter putri T37 dengan waktu 28,58 detik.

“Sebenarnya tidak nyangka, tapi saya percaya saya bisa berada di podium,” kata Helin di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Kamis (22/10/2026).

Helin mengaku belum memiliki banyak pengalaman menghadapi para pesaingnya di ajang multievent tingkat Asia, termasuk dua atlet China, Wen Xiaoyan dan Jiang Fenfen, pada nomor 200 meter.

Karena baru pertama kali tampil di Asian Para Games, Helin meminta pelatih tidak membebaninya dengan target medali agar bisa menikmati pertandingan dan fokus pada penampilannya.

“Sejujurnya, kalau dari pelatih sih tidak ada target. Saya sudah pesankan dari awal untuk tidak dibebankan ke saya dulu, karena baru pertama banget ikut ini,” ujarnya.

Kontribusi medali berikutnya datang dari Muhammad Ridho Alfares Putra. Ia meraih medali perak nomor 100 meter putra T36 dengan catatan waktu 11,87 detik.

Ridho mengaku sempat gugup ketika melihat kualitas para pesaingnya. Namun, ia mampu mengatasi tekanan dan mencatatkan waktu terbaik pribadinya.

“Hari ini sangat menegangkan, karena lihat dari musuh-musuhnya itu kayak jauh-jauh [lebih unggul], gitu. Kaget,” kata Ridho.

Sementara itu, Vitasari turut menyumbangkan dua medali perunggu dari nomor 100 meter dan 200 meter putri T36. Pada nomor 100 meter, ia membukukan waktu terbaik pribadi 14,75 detik.

READ  KPK Selidiki Peran PT Sinar Kumala Naga dalam Kasus TPPU Rita Widyasari

Hasil tersebut menambah catatan prestasi Vitasari yang sebelumnya meraih tiga medali emas pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo pada 2024 serta emas Asian Youth Para Games 2025 di Dubai.

Tambahan lima medali dari ketiga debutan itu memperkuat kontribusi cabang para atletik bagi kontingen Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Hingga Kamis (22/10), para atletik Indonesia telah mengoleksi 18 medali, terdiri atas dua emas, enam perak, dan 10 perunggu.

Dua medali emas dipersembahkan I Kadek Dwi Purwana Yasa dari nomor lempar cakram putra F57 dan Karisma Evi Tiarani dari nomor 100 meter putri T63.

Prestasi para debutan tersebut menjadi tambahan penting bagi perolehan medali Indonesia, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka bersaing di panggung olahraga para tingkat Asia. (ANT/KN)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img