BONTANG – Pasien RSUD Taman Husada Bontang tak perlu lagi memesan antrean poliklinik sejak dini hari. Mulai 1 November 2026, jadwal pembukaan booking online melalui aplikasi Mobile JKN resmi diubah dari sebelumnya pukul 01.00 Wita menjadi pukul 06.00 Wita. Pemesanan tetap dilakukan sehari sebelum jadwal pemeriksaan atau H-1.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian sistem pelayanan rawat jalan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan yang memanfaatkan aplikasi Mobile JKN.
Kepala Bagian Hukum, Komunikasi, dan Kerja Sama (HKK) RSUD Taman Husada Bontang, Romy Rizka, mengatakan perubahan jadwal telah disampaikan melalui pengumuman resmi rumah sakit.

Menurutnya, masyarakat perlu memperhatikan ketentuan baru tersebut agar tidak keliru ketika melakukan pemesanan antrean poliklinik.
“Maka pasien diharapkan dapat menyesuaikan waktu pemesanan, agar tidak keliru mengikuti jadwal yang baru. Masyarakat juga diimbau memastikan jadwal kunjungan sebelum melakukan booking antrean,” ungkapnya, Kamis (22/10/2026).
Dengan ketentuan baru tersebut, pasien yang memiliki jadwal pemeriksaan pada 2 November, misalnya, dapat mulai melakukan pemesanan antrean pada 1 November pukul 06.00 Wita melalui aplikasi Mobile JKN.
Sebelumnya, sistem pemesanan antrean telah dibuka sejak pukul 01.00 Wita atau dini hari. Perubahan menjadi pukul 06.00 Wita diharapkan lebih memudahkan masyarakat karena pemesanan dapat dilakukan pada pagi hari.
Meski jam pembukaan berubah, mekanisme pemesanan tetap menggunakan sistem H-1 atau sehari sebelum tanggal pelayanan.
Karena itu, pasien diimbau memastikan jadwal praktik dokter dan poliklinik yang dituju sebelum melakukan pemesanan antrean.
Penggunaan aplikasi Mobile JKN sendiri menjadi salah satu fasilitas yang disediakan BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengakses pelayanan kesehatan.
Melalui fitur antrean online, peserta dapat memilih jadwal pelayanan yang tersedia sesuai ketentuan fasilitas kesehatan, sehingga tidak harus datang langsung hanya untuk mengambil nomor antrean.
Layanan tersebut juga membantu rumah sakit mengatur kedatangan pasien agar tidak terkonsentrasi pada waktu yang sama.
Sebelumnya, manajemen RSUD Taman Husada Bontang mengakui masih terjadi penumpukan pasien di ruang tunggu karena sebagian masyarakat datang jauh lebih awal dari jadwal pemeriksaan.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, Sp.JP., FIHA, pernah mencontohkan pasien yang memiliki jadwal pelayanan pukul 10.00 Wita terkadang sudah datang sejak pukul 07.00 Wita.
“Termasuk dengan sistem klaster yang seharusnya ditangani pukul 10.00 Wita, terkadang pasien sudah datang pukul 07.00 Wita. Akhirnya, pasien yang menunggu di ruang tunggu menjadi membludak,” jelas Suhardi dalam keterangannya sebelumnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian rumah sakit mengingat jumlah kunjungan pasien rawat jalan di RSUD Taman Husada mencapai sekitar 400 hingga 500 orang setiap hari.
Dengan jumlah kunjungan yang cukup tinggi, pengaturan antrean dan jadwal kedatangan pasien menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan poliklinik.
Manajemen RSUD juga terus mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan pendaftaran online serta datang sesuai jadwal pemeriksaan yang telah diperoleh.
Selain membantu mengurangi kepadatan ruang tunggu, pengaturan kedatangan pasien diharapkan turut mengurangi penumpukan kendaraan di area parkir rumah sakit.
Romy kembali mengingatkan bahwa perubahan jam booking antrean mulai berlaku pada 1 November 2026. Pasien yang hendak berobat setelah tanggal tersebut diharapkan menyesuaikan waktu pemesanan melalui Mobile JKN.
“Jadi bagi pasien yang akan berobat, diharapkan dapat memanfaatkan layanan booking online sesuai jadwal. Sehingga kunjungan ke poliklinik bisa dipersiapkan dengan lebih baik,” pungkasnya. (Dwi/Adv)
Editor: Agus S



