TENGGARONG – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Creative Park Tenggarong, Kamis (28/8/2025), menjadi bukti nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghadirkan solusi langsung bagi masyarakat.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Kejaksaan Negeri Kukar ini, bukan sekadar seremoni peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-80, tetapi menghadirkan manfaat konkret dalam menjaga daya beli warga.
Ratusan warga terlihat antusias menyerbu stan pangan murah, yang menjajakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi komoditas favorit yang dijual jauh di bawah harga pasar.
Antusiasme ini sekaligus menunjukkan bahwa program semacam GPM sangat dibutuhkan. Terutama di tengah fluktuasi harga yang kerap membebani masyarakat kecil.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang hadir langsung meninjau lapangan, menyaksikan bagaimana warga berbondong-bondong memanfaatkan momentum ini. Ia menegaskan, kolaborasi dengan Kejaksaan membuktikan bahwa kerja sama lintas lembaga mampu menghadirkan solusi cepat dan tepat sasaran.

Menurutnya, stabilisasi harga pangan tidak bisa hanya menjadi tugas satu pihak, melainkan harus melibatkan sinergi banyak sektor. “Gerakan pangan murah ini membuktikan bahwa kerja sama lintas sektor bisa langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” ujar Aulia.
Selain meringankan beban warga, kegiatan ini memperlihatkan peran strategis Kejaksaan sebagai mitra pemerintah daerah dalam urusan non-penegakan hukum. Kolaborasi seperti ini menjadi model yang dapat diperluas ke sektor lain, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi kerakyatan.
“Tadi kita sudah berkeliling, kita juga sudah melihat bahwa masyarakat dengan antusias memanfaatkan atau menikmati manfaat dari gerakan pangan murah ini,” ungkapnya.
Pemkab Kukar berharap, GPM tidak hanya berhenti di Tenggarong, tetapi juga digelar di kecamatan lain agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya.
Dengan harga pangan yang stabil, daya beli warga dapat terjaga. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Kukar untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.
“Tentunya kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kukar yang berkolaborasi dengan kami sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan,” tutup Aulia. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


