Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sambut IKN, Dispar Kaltim Siapkan Industri Pariwisata

BALIKPAPAN – Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), baik Balikpapan maupun Samarinda mestinya bersiap. Sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan sudah sewajarnya mendapat perhatian. Dinas Pariwisata Kaltim mendorong setiap daerah di Kaltim untuk menyiapkan industri pariwisata. Pasalnya, para pekerja IKN tentunya memerlukan tempat untuk melepas penat maupun liburan setelah berkutat dengan aktivitas harian.

Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Restiawan Baihaqi dalam gelaran Bincang Parekraf dengan tema Kesiapan Pariwisata Kaltim Menyongsong IKN, Jumat (9/6) mengatakan, pihaknya telah mendapat imbauan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mempersiapkan sektor pariwisata. Seiring dengan kehadiran IKN di Kaltim.

“IKN sudah pasti dan kita harus menyiapkan segala sesuatunya. Terutama infrastruktur pendukungnya. Baik itu destinasi wisata maupun sumber daya manusianya. Jadi, ketika ada kunjungan wisata nanti, objek wisatanya sudah siap,” katanya. Selain destinasi, hal yang tak kalah penting adalah aspek penunjang. Salah satunya agen pariwisata. Kemasan paket wisata mesti dibuat menarik, lengkap dengan rutenya. Dengan begitu memudahkan wisatawan dalam berlibur nantinya.

Sedangkan penguatan yang dilakukan saat ini adalah kemasan paket wisata oleh sejumlah agen pariwisata di Kaltim baik dari Balikpapan ke Berau, Samarinda ke Berau, Balikpapan ke kawasan IKN, Samarinda ke kawasan IKN, dan sejumlah paket wisata lainnya. Seperti dijabarkan Restiawan, paket perjalanan wisata yang sekaligus memanfaatkan daya tarik Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena pembangunan IKN telah mampu menjadi magnet bagi banyak orang untuk mengunjungi Titik Nol Nusantara yang berada di kawasan IKN.

Dia menjelaskan, kunjungan wisatawan Nusantara maupun mancanegara ke Kaltim naik tiga kali lipat pada 2022. Seperti wisata mancanegara mencapai 16 ribu orang. Data ini diambil dari agen travel dan kunjungan hotel. “Setelah kami jabarkan data, kenaikan ini efek IKN ada daya tarik untuk wisatawan datang,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, total jumlah kunjungan wisatawan 1,7 juta dari target 1,2 juta. Ada peningkatan 45 persen. Pihaknya memberi perhatian pariwisata sesuai program prioritas pemerintah menjadikan kota MICE, wisata, dan kreatif.  Baik event nasional dan internasional sudah banyak berlangsung di Balikpapan.

“Kita harus bersiap saat pekerja IKN mau healing. Mau wisata bahari, belanja, alam, wisata buatan, dan sebagainya,” tuturnya. Pihaknya sudah membuat beberapa destinasi seperti wisatawan ingin menyusuri Teluk Balikpapan sudah tersedia wisata kapal pinisi. Meski masih perlu terus inovasi terhadap rute. “Ada masukan saat menyusuri Teluk Balikpapan bisa lihat mangrove emas dan dugong,” katanya. Kemudian, berbagai pilihan wisata pantai. Sebab, bisa terhitung ada berapa banyak titik wisata pantai dari sekitar belakang DPRD Balikpapan sampai Manggar. (kn)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular