
BERAU – Program penerapan lampu penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya di Kabupaten Berau mendapat dukungan penuh dari DPRD. Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang, menilai langkah ini sebagai bentuk komitmen pemerintah menuju tata kota yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.
Menurutnya, penerangan jalan memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di malam hari. “Penerangan yang memadai bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat. PJU tenaga surya adalah langkah tepat yang harus terus dilanjutkan,” ujarnya.
Ratna menjelaskan, penggunaan energi surya tidak hanya mendukung penghematan listrik, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam pengurangan emisi karbon. Dengan sistem energi terbarukan, beban biaya operasional daerah dapat ditekan dalam jangka panjang. “Selain ramah lingkungan, sistem ini lebih ekonomis karena mampu mengurangi biaya operasional listrik secara signifikan,” jelasnya.
Ia mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Berau agar memperluas penerapan program tersebut, terutama di titik-titik rawan kecelakaan, kawasan padat penduduk, serta akses menuju fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat kegiatan masyarakat.
“Kami berharap program ini tidak hanya terfokus di pusat kota. Daerah yang masih minim penerangan juga harus menjadi prioritas agar manfaatnya dirasakan merata oleh seluruh warga,” tegasnya.
Ratna optimistis, penerangan jalan berbasis tenaga surya akan membawa dampak positif bagi keamanan, kenyamanan, dan keindahan kota sekaligus memperkuat citra Berau sebagai daerah yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. (gs/adv)


