BONTANG – Layanan kesehatan jiwa di RSUD Taman Husada Bontang mencatat rata-rata 26 kunjungan pasien setiap hari. Lebih dari 90 persen di antaranya merupakan peserta BPJS Kesehatan. Di tengah tingginya kebutuhan konsultasi dan pengobatan, pelayanan poliklinik tersebut ditangani dua tenaga medis, termasuk seorang dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiater.
Psikiater RSUD Taman Husada Bontang, dr. Dewi Maharni, M.Sc., Sp.KJ., mengatakan jumlah pasien yang datang setiap hari cukup beragam, baik untuk pemeriksaan rutin maupun konsultasi kesehatan jiwa.
“Di sini kami yang bertugas hanya berdua saja, jadi ada saya dan satu lagi di bagian polinya. Untuk sehari pun, seperti saat ini kami menangani pasien ada sekitar 26,” ungkap Dewi, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, sebagian besar pasien telah mendaftar dan memiliki nomor antrean. Namun, terkadang terdapat pasien yang datang langsung tanpa nomor antrean, terutama melalui jalur umum.
Pada hari pemeriksaan tersebut, misalnya, terdapat dua pasien umum yang datang tanpa melakukan pendaftaran antrean sebelumnya.
“Pada hari pemeriksaan tersebut, misalnya, terdapat sekitar dua pasien yang datang tanpa nomor antrean. Itu biasanya pasien yang menggunakan jalur umum,” tambahnya.
Dewi menjelaskan, Poli Jiwa membuka pelayanan setiap hari kerja, Senin hingga Jumat. Pemeriksaan tetap diupayakan berlangsung sampai seluruh pasien yang telah diterima dapat memperoleh pelayanan.
Meski hanya didukung dua tenaga medis, pihaknya berusaha mengatur pemeriksaan agar kebutuhan konsultasi dan penanganan pasien tetap terpenuhi.
Dari sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan menjadi jalur yang paling banyak digunakan pasien untuk mengakses layanan tersebut.
“Pasien sekitar 90 persen lebih menggunakan BPJS Kesehatan. Sisanya merupakan pasien umum,” jelasnya.
Besarnya jumlah pengguna BPJS menunjukkan peran jaminan kesehatan dalam membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan kejiwaan tanpa harus menanggung seluruh biaya pelayanan secara mandiri.
Sebelumnya, Dewi juga mengungkapkan kunjungan ke Poli Jiwa RSUD Taman Husada Bontang cenderung meningkat setiap tahun, termasuk dari kalangan remaja dan anak sekolah.
Menurutnya, peningkatan kunjungan tidak selalu menunjukkan bertambahnya kasus gangguan jiwa berat. Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mental dan mencari bantuan profesional juga mulai berkembang.
Dengan rata-rata 26 pasien sehari, layanan Poli Jiwa RSUD Taman Husada Bontang tetap mengandalkan pengaturan antrean dan pemeriksaan oleh tenaga medis yang tersedia. (Dwi/Adv)
Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S



