Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polda Metro Jaya Bongkar Rumah Produksi Film Porno

KORANUSANTARA – Polda Metro Jaya membongkar praktik produksi film porno. Lima tersangka berhasil diamankan, yakni I, AT, AIS, JAAS, dan SE.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombespol Ade Safri Simanjuntak membenarkan, kelima tersangka ditahan untuk kemudian dimintai keterangan, Selasa, 11 September 2023.

Ade Safri membeberkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari patroli tim siber di dunia maya. Tim siber menemukan situs web (website) bernama kelasbintang.com yang berisi film adegan dewasa dengan link yang terhubung ke tiga website.

Para tersangka dijerat dengan UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta UU tentang Pornografi. Polisi telah menyita sejumlah barang bukti. Antara lain satu set alat syuting yang terdiri atas kamera, tripod, lensa, dan speaker. Ada juga 5 hard disk, 1 flash disk, 5 handphone, 2 laptop, 2 PC, dan 2 televisi.

Para tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka I berperan sebagai sutradara, admin, pemilik, dan yang menguasai website. Juga berperan sebagai produser dari film-film yang diunggah pada tiga website. Sedangkan tersangka JAAS bertugas sebagai kamerawan. ”Kedua tersangka ditangkap Senin, 31 Juli 2023,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan, polisi lantas menangkap AIS yang berperan sebagai editor film dan tersangka AT sebagai sound engineer. Polisi juga membekuk SE yang bertugas sebagai sekretaris. Dia juga termasuk salah seorang talent atau pemain film porno. Ketiga tersangka ditangkap Selasa, 1 Agustus 2023.

”Jadi, dalam pembuatan film itu, para tersangka mengambil pemeran dari kalangan artis sampai selebgram,” kata Ade. Siapa saja? Dia hanya menyebut beberapa inisial. Antara lain VV, SKE, CN, SE, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS, dan AB. Sedangkan pemeran pria berinisial BP, P, UR, AG (AD), dan RA.

Ade menerangkan, video yang sudah dibuat dan beredar sekitar 120 film. Beberapa judulnya, antara lain, Inem, Birahi Muda, Kramat Tunggak, Gancet, Rumput Tetangga, Surti, Istriku, dan Skandal MeyMey.

Film porno itu terbukti laris manis. Buktinya, jumlah pelanggan situs web mencapai puluhan ribu. Para pelanggan tersebut dikenai biaya paket berlangganan sebesar Rp 50 ribu untuk satu hari. Sedangkan paket satu pekan dibanderol Rp 150 ribu, satu bulan Rp 250 ribu, dan paket berlangganan satu tahun Rp 500 ribu.

Pembayaran melalui transfer ke rekening dan e-wallet milik tersangka I. ”Keuntungan yang diperoleh tersangka dalam satu tahun dari website kelasbintang sekitar Rp 500 juta,” terang Ade.(*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular