Pemkab Berau Siapkan SPBU Baru, Segah dan Kelay Jadi Perhatian

BERAU – Akses terhadap bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Berau tidak hanya menjadi persoalan ketersediaan pasokan, tetapi juga soal jarak masyarakat menuju fasilitas pengisian resmi.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan wacana penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sejumlah wilayah yang masih minim akses.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penambahan SPBU diperlukan agar masyarakat yang tinggal jauh dari pusat perkotaan tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM.

“Kita ada wacana untuk menambah SPBU supaya masyarakat yang ada di pedesaan pun juga mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat yang ada di kota,” ujarnya.

Ia menyebut, fasilitas SPBU saat ini masih lebih banyak terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Di empat kecamatan yang berada di sekitar pusat pemerintahan, terdapat delapan SPBU yang melayani kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, sejumlah kecamatan lainnya masih memiliki akses yang terbatas. Jarak yang cukup jauh menuju SPBU membuat masyarakat di wilayah pedalaman harus mengeluarkan waktu dan biaya lebih untuk mendapatkan BBM.

“Terus terang, untuk di empat kecamatan yang terdekat itu ada delapan SPBU. Tetapi untuk di kecamatan-kecamatan yang lain, ada sebagian yang jauh dari SPBU,” jelasnya.

Dua wilayah yang menjadi perhatian Pemkab Berau yakni Kecamatan Segah dan Kelay. Kedua wilayah tersebut dinilai membutuhkan dukungan fasilitas pengisian BBM yang lebih dekat dengan permukiman masyarakat.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkab Berau membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta. Skema ini dinilai penting mengingat pembangunan SPBU membutuhkan investasi serta dukungan berbagai pihak.

“Tadi sudah komunikasi, ada wacana untuk menambah SPBU yang baru dengan mungkin koordinasi dengan pihak-pihak swasta,” katanya.

READ  Meriahkan HUT ke-73 Berau dan Hari Jadi ke-216 Tanjung Redeb, Berau Expo 2026 Digelar 10 Hari

Sri Juniarsih berharap penambahan fasilitas BBM nantinya tidak hanya mempermudah masyarakat memperoleh bahan bakar, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi di desa.

“Kami masih akan mematangkan rencana ini, termasuk menentukan lokasi yang paling membutuhkan tambahan SPBU,” pungkasnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img