Sabtu, Juni 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PBB Deklarasi Dukungan kepada Prabowo di Depan Delapan Parpol

KORANUSANTARA –  Partai Bulan Bintang (PBB) resmi mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Subianto. Dukungan itu digelar bersamaan dengan perayaan Milad Ke-25 PBB di Tangerang, Minggu, 30 Juli 2023.

Deklarasi tersebut juga dihadiri beberapa tokoh. Mulai Ketua Umum PKB A Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum, Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana, Sekjen PAN Eddy Soeparno, hingga perwakilan Golkar, PSI, dan Partai Buruh.

Prabowo pun menyambut baik dan terharu atas dukungan PBB. ’’Saya merasa sebagai tambahan kekuatan, tambahan kepercayaan, tambahan dukungan,’’ ujar politikus yang juga menjabat menteri pertahanan (Menhan) itu.

Kehadiran sejumlah ketua umum parpol tersebut membuat Prabowo semakin optimistis untuk mengikuti langkah PBB. ’’Insya Allah, saya kira demikian. Jadi, yang penting kita bersatu,’’ tutur ketua umum Partai Gerindra tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, dukungan untuk Prabowo murni karena kapasitas. Jika dibandingkan bacapres lainnya, Yusril menyebut Prabowo sosok yang paling tepat. ’’Lebih mumpuni, lebih mampu untuk memimpin bangsa,’’ ucapnya. Karena itu, dia mengajak parpol-parpol lain, khususnya yang belum memutuskan, untuk bergabung dalam barisan.

Selain alasan rasional, Yusril juga mengaku punya alasan batiniah. Insting politiknya meyakini bahwa 2024 menjadi momentum untuk Prabowo. Dia mengaku, nuansa serupa pernah dialami saat memenangkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pilpres 2004.

Anis Matta menambahkan, Partai Gelora siap mengikuti langkah PBB. Pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan Prabowo untuk memberi dukungan. Mantan politikus PKS itu menyebut, ada sejumlah alasan partainya mendukung Prabowo. Salah satunya kedekatan ideologis. Ada kesamaan visi antara Gelora dan Gerindra. ’’Dalam waktu dekat (deklarasi) ,’’ tegas Anis.

Anas Urbaningrum mengungkapkan, sikap partainya masih dalam kajian. Dia tak ingin terburu-buru. Yang jelas, kehadirannya menjadi bagian dari ikhtiar silaturahmi. ’’Agar PKN mendapat perspektif yang lengkap tentang koalisi politik dan kepemimpinan mendatang,’’ kata mantan ketua umum Partai Demokrat itu.(*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular