Senin, April 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Panggung Berdaulat Bankaltimtara di IKN

Catatan Rizal Effendi

WAJAH Direktur Utama (Dirut) Bankaltimtara Muhammad Yamin, SE tampak berbunga-bunga. Tidak saja satu panggung, tapi tangannya juga satu pencetan tombol dengan Presiden Jokowi. Itu terjadi pada Jumat berkah, 1 Maret 2024, ketika berlangsung  peletakan batu pertama pembangunan kantor Bankaltimtara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

“Saya degdegan juga di samping Bapak Presiden. Ini kehormatan dan kebanggaan luar biasa tidak saja bagi saya pribadi, tapi juga seluruh jajaran Bankaltimtara dan masyarakat,” kata Yamin kepada rekan dan stafnya. Apalagi dia juga diberi kesempatan menyampaikan sambutan dan laporan.

Tidak saja Yamin yang berbangga hati. Tapi juga Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik yang menyertainya di atas panggung. Di situ juga ada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dan pejabat Otorita Jasa Keuangan (OJK). “Terima kasih Bapak Presiden,” kata Akmal ketika menerima salaman dari Jokowi.

Banyak yang kaget melihat keberanian Yamin membawa Bankaltimtara ikut merambah IKN. Ini badan usaha kedua dari Kaltim yang “pede” masuk ke arena investasi IKN. Sebelumnya dalam acara groundbreaking ke-3 akhir tahun 2023, Balikpapan Super Block (BSB) atau PT Wulandari Bangun Laksana menjadi investor pertama dari Kaltim yang masuk ke IKN melalui proyek Nusantara Super Block (NSB).

“Kita semua merasa surprised, karena kehadiran Bankaltimtara di IKN bagian dari misi Kaltim Berdaulat yang sering didengungkan mantan gubernur Isran Noor,”  kata Zainal,  pengusaha yang sering bersama-sama saya.

Pada groundbreaking ke-4 pekan ini, selain Bankaltimtara, Jokowi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor  Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI yang semuanya telah mulai menjalani transisi menuju perbankan digital.

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan kantor Bankaltimtara di IKN tidak hanya menjadi langkah penting dalam memajukan sektor keuangan di Kalimantan, melainkan juga bagian dari visi lebih luas untuk transformasi ekonomi Indonesia.

“Memang kita konsepkan bahwa di sini adalah akan menjadi ekonomi baru, akan menjadi transformasi ekonomi Indonesia sehingga semuanya memang harus masuk ke digital banking,” kata Kepala Negara.

Sehubungan itu, Presiden mendorong kerja sama antara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bankaltimtara untuk bersinergi dalam memberikan pelayanan keuangan.”Terutama untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pembangunan di daerah, dengan harapan untuk memperkuat ekonomi di Pulau Kalimantan,” tambahnya.

Jokowi juga tahu kalau Bankaltimtara saat ini memiliki modal terbesar di antara bank-bank pembangunan daerah (BPD) di Tanah Air. Karena itu dia berharap Bankaltimtara dapat membentuk konsorsium dengan BPD lain di Kalimantan, dan juga dapat berfungsi  sebagai koordinator untuk meningkatkan kekuatan modal dan daya saing.

Menurut Yamin, Bankaltimtara memang salah satu bank daerah terbesar di luar Pulau Jawa dari sisi permodalan. “Sampai dengan 31 Januari 2024 modal inti Bankaltimtara tercatat sebesar Rp8,4 triliun,” jelasnya.

Sebelum mengakhiri masa jabatannya 30 September 2023, Gubernur Isran Noor bersama DPRD sepakat menyuntikkan tambahan modal Rp3,5 triliun kepada Bankaltimtara. Dana itu disalurkan melalui APBD Perubahan.

Dengan tambahan itu, penyertaan modal Pemprov Kaltim menjadi Rp5,1 triliun. Sementara itu, penyertaan modal Pemprov Kaltara masih Rp490 miliar, Pemkab/Pemkot se-Kaltara sebesar Rp1,47 triliun dan Pemkab/Pemkot se-Kaltim Rp2,94 triliun. Berdasarkan RUPS, target kecukupan modal Bankaltimtara diharapkan mencapai Rp10 triliun.

Saat ini Bankaltimtara termasuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 dengan range modal inti antara Rp6-14 triliun. “Dari 27 bank daerah, hanya ada 5 bank daerah masuk kategori KBMI 2 dan Bankaltimtara satu-satunya bank di luar Pulau Jawa yang masuk dalam status itu,” jelas Yamin.

KANTOR CABANG KHUSUS

Gedung kantor Bankaltimtara yang dibangun di lokasi IKN dengan biaya Rp39 miliar, nantinya berstatus sebagai kantor cabang khusus, yang difungsikan tidak saja melakukan kegiatan operasional perbankan, tetapi juga sebagai IT Center.

Saat ini Bankaltimtara memiliki 103 jaringan kantor di wilayah kecamatan se-Kaltim, dan 40 wilayah kecamatan di Kalimantan Utara. Khusus di wilayah Kabupaten PPU terdapat 11 kantor cabang dan 3 di antaranya masuk dalam area kawasan IKN. Termasuk juga satu kantor cabang di Jakarta.

Yamin juga berharap kantor cabang khusus itu selain memberikan dukungan terhadap transaksi keuangan otoritas IKN, juga dapat berfungsi sebagai pemegang rekening kas umum Otorita IKN sebagaimana yang dilakukan Pemda-Pemda se-Kaltim dan Kaltara.

Bankaltimtara juga telah melakukan kerjasama dengan PT Bina Karya Persero, yang merupakan BUMN yang dimiliki Otorita IKN. Bahkan Bankaltimtara telah menerima permintaan dukungan pembiayaan untuk pengembangan proyek multi-utility di IKN.

Menurut Yamin, hadirnya Bankaltimtara di pusat IKN menjadi bukti bagaimana Bankaltimtara terus berupaya mewujudkan cita-citanya seperti tersirat dalam taglinenya: “Dari Kalimantan membangun Indonesia.”

M Yamin (56), alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) yang berkarier di Bank Kaltimtara sejak 32 tahun silam. Mulai karyawan biasa, kepala cabang di Tenggarong, Balikpapan, dan Jakarta sebelum menjabat sebagai Pemimpin Divisi Kredit Korporasi dan Direktur Operasional.

Bankaltimtara banyak menerima penghargaan termasuk prestasi sang dirut. Tahun lalu Yamin menerima penghargaan sebagai Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online. Selain juga sebagai CEO Terbaik dalam acara “Top 100 CEO 2023” yang diadakan majalah Infobank di Jakarta.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyambut baik anjuran Presiden Jokowi agar Bankaltimtara bekerjasama dengan bank-bank daerah dan nasional lainnya. “Dengan kolaborasi pasti membuat Bankaltimtara semakin maju dan berkembang,” tambahnya.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono juga dengan tangan terbuka menerima kehadiran Bankaltimtara di lokasi IKN. “Kami siap bermitra agar bank daerah juga mampu memainkan peran penting dalam mendukung inklusi keuangan dan perbankan di Ibu Kota Nusantara,” tandasnya. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular