Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Optimistis Bangun IKN, Jokowi Prioritaskan Investor Dalam Negeri

KORANUSANTARA – Komitmen pemerintah untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan isapan jempol belaka. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, setiap bulannya akan ada agenda peletakan batu pertama alias groundbreaking infrastruktur. Hal tersebut sebagai penegas sekaligus menjawab keraguan publik akan megaproyek itu.

Jokowi bahkan rela bolak-balik Jakarta-IKN untuk mengawal pembangunan. Rabu, 1 November 2023, seperti janjinya, Jokowi memimpin groundbreaking. “Yang (bulan) lalu , kami groundbreaking senilai Rp 23 triliun. Kemudian hari ini dan besok kira-kira Rp 12 triliun. Kemudian Desember nanti, totalnya menjadi Rp 45 triliun,” kata Jokowi di sela-sela acara. Jokowi mengapresiasi antusias investor dalam negeri terhadap pembangunan IKN. Kepala Negara menyebutkan bahwa fasilitas yang diinginkan masyarakat, mulai rumah sakit, sekolah, hingga mal sudah mulai terbangun.

Jokowi meminta Kepala Otorita IKN untuk mengerem investor dari luar negeri. Sebab mendahulukan investor dalam negeri. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan investor luar negeri turut berinvestasi dengan terlibat di beberapa sektor seperti pendidikan dan kesehatan.

“Ini perkiraan saya, 15 sampai 20 tahun Nusantara jadi. Terutamanya setelah selesai tol Balikpapan-Nusantara dan bandara itu akan mempercepat investasi di IKN,” tuturnya.

Rabu, 1 November 2023, Jokowi melakukan peletakan batu pertama Bandara VVIP IKN. Kehadiran bandara itu akan membuat kawasan IKN makin terbuka dan konektivitas makin baik. Presiden menjelaskan bahwa Bandara VVIP IKN merupakan bandara khusus yang digunakan untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan dan mendukung konektivitas di Ibu Kota Nusantara.

Bandara ini memiliki luas 347 hektare dengan landas pacu (runway) 3.000 x 45 meter, dan dapat melayani pesawat berbadan lebar. “Juga dilengkapi dengan terminal seluas 7.350 meter persegi sehingga penumpang dapat dilayani dengan nyaman dan baik,” imbuhnya. Jokowi pun menargetkan bandara yang dibangun dengan anggaran Rp 4,3 triliun tersebut dapat digunakan pada pertengahan 2024 dan dapat beroperasi penuh pada akhir 2024.

Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama Rumah Sakit (RS) Mayapada Hospital Nusantara. (BPMI Setpres)

Jokowi juga melakukan peletakan batu pertama Rumah Sakit (RS) Mayapada Hospital Nusantara.  Rumah sakit kedua yang akan dibangun di IKN tersebut nantinya akan menjadi RS hijau. Ini mendukung pembangunan IKN sebagai ibu kota negara yang mengusung konsep kota hutan. Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa nantinya di tempat tersebut akan beroperasi rumah sakit yang ramah lingkungan dengan 20 persen dari total luasan lahan akan dimanfaatkan sebagai area hijau.  Serta dilengkapi dengan taman penyembuhan dengan sistem kelola taman untuk membantu percepatan kesembuhan pasien.

“Saya minta agar nantinya Rumah Sakit Mayapada Hospital ini memberikan contoh rumah sakit yang betul-betul ramah lingkungan, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, mengefisienkan pemakaian energi dan air, memaksimalkan cahaya matahari, dan membangun sistem daur ulang air limbah yang baik, serta menyediakan kolam resapan untuk penyerapan air hujan agar bisa dimanfaatkan kembali,” tuturnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu pun berpesan agar pasien dari masyarakat pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan tidak dilupakan. “Tadi sudah dititipkan Pak Menteri Kesehatan, pasien-pasien BPJS jangan dilupakan,” imbuhnya.

Selepas peletakan batu pertama dilakukan, Jokowi mengharapkan agar pembangunan RS tersebut dapat segera dilakukan. Dengan demikian, diharapkan pada semester kedua tahun 2024, RS Mayapada Hospital Nusantara siap beroperasi dan memberikan pelayanan kepada ibu dan anak, penanganan kegawatdaruratan, jantung, stroke, dan ortopedi.

Presiden Joko Widodo memencet tombol, menandakan dimulainya pembangunan superblok Pakuwon Nusantara. (BPMI Setpres)

Jokowi juga melakukan peletakan batu pertama di Pakuwon Nusantara. Pada kesempatan itu dia mengaku senang karena PT Pakuwon sudah mendahului membangun. Dia juga melakukan groundbreaking Nusantara Intercultural School, RS Hermina, dan revitalisasi SD 020 Penajam Paser Utara.

Presiden Joko Widodo memastikan partisipasi Nusantara Intercultural School, sekolah bertaraf internasional pertama di IKN. (BPMI Setpres)

Pada kesempatan yang sama, President Director PT Pakuwon Nusantara Abadi Eiffel Tedja mengaku optimistis dengan IKN. Perusahaannya sendiri akan membangun superblok di IKN yang terdiri dari pusat perbelanjaan, kondominium, dan tiga hotel. “Momentum groundbreaking ini menandakan dukungan penuh terhadap IKN,” katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga turut berkomentar terkait pembangunan infrastruktur transportasi di IKN. Bandara Nusantara menjadi harapan besar untuk pemerataan pembangunan melalui paradigma Indonesia sentris. “Nantinya pesawat terbesar yang akan dilayani bandara ini adalah Boeing 777-300ER dan Airbus A380,” katanya.

Pembangunan bandara ini dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak dimulai dari Tahun Anggaran 2023 sampai 2024. Pembangunan fasilitas sisi darat dilakukan Kepmenhub dan pembangunan sisi udara dilakukan Kementerian PUPR. Desain terminal akan memadukan unsur lokal namun tetap modern dan berorientasi lingkungan. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular