Optimalkan Potensi Wisata, Wakil Bupati Kukar Dorong Perusahaan Gelar Festival Pariwisata

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengubah pola pengembangan pariwisata. Tak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah, perusahaan besar yang beroperasi di Kukar bakal didorong ikut menjadi penggerak kegiatan wisata melalui konsep one company, one festival.

Konsep tersebut disiapkan untuk melanjutkan program one district, one festival yang selama ini telah berjalan di sejumlah wilayah Kukar.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mengatakan, perusahaan besar di Kukar nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi pendukung kegiatan, tetapi memiliki agenda festival sendiri yang memberi kontribusi langsung terhadap sektor pariwisata.

“Tahun depan harusnya ada one company, one festival. Jadi satu perusahaan besar di Kukar harus punya satu festival yang baik,” ujar.

Menurut Rendi, keterlibatan perusahaan tersebut harus memiliki dampak yang jelas terhadap pariwisata dan ekonomi daerah. Gagasan itu dinilai relevan dengan besarnya potensi wisata yang dimiliki Kukar.

Kekayaan budaya, tradisi, hingga keberadaan Tenggarong sebagai pusat pemerintahan daerah menjadi modal yang dapat dikembangkan untuk menarik lebih banyak wisatawan.

“Artinya apa, jelas, kontribusinya untuk pariwisata,” tegasnya.

Rendi bahkan melihat sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk menciptakan perputaran ekonomi. Ia menyebut perputaran uang dari sektor pariwisata di Indonesia mencapai Rp7,1 triliun.

Jika Kukar mampu menarik sebagian kecil dari potensi tersebut, kata dia, dampaknya terhadap perekonomian lokal akan cukup signifikan.

“Bayangkan jika di Kutai Kartanegara bisa tarik itu satu persen saja, itu Rp70 miliar perputaran uang yang ada di Kukar dalam bidang pariwisata,” jelasnya.

Karena itu, Pemkab Kukar ingin memperluas ekosistem festival yang selama ini dibangun melalui konsep one district, one festival.

Jika sebelumnya kecamatan didorong memiliki festival sebagai bagian dari pengembangan destinasi dan ekonomi lokal, ke depan perusahaan juga diharapkan mengambil peran serupa.

READ  Jelang Lebaran, Sekkab Kukar Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Mangkurawang

“Sehingga ke depannya, festival one district, one festival yang sudah kita laksanakan, ditambah one company, one festival, itu wajib dilaksanakan di Kutai Kartanegara,” tegas Rendi. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img