Kamis, Februari 29, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Optimalisasi Distribusi Elpiji 3 Kg, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pendataan

JAKARTA – Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, menyatakan saat ini pihaknya sedang meningkatkan pendataan untuk mengoptimalkan distribusi Elpiji 3 kg kepada warga yang berhak sehingga bantuan subsidi itu tepat sasaran.

“Pada prinsipnya aktivitas yang kita lakukan saat ini adalah pendataan jadi kita mencatat supaya kita mengetahui siapa siapa saja yang mengkonsumsi (LPG),” kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/1/2024).

Riva menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sistem pendataan sejak satu setengah tahun yang lalu, dan pada 2023 uji coba sistem ini berhasil meningkatkan efektivitas konsumsi Elpiji 3 kg. Dia menjelaskan sistem tersebut memberikan indikasi yang jelas terkait pembelian yang tidak wajar, dan akan terus disempurnakan dengan audit.

Meskipun pendataan saat ini telah mencapai tahap di mana dapat mengidentifikasi siapa yang berhak dan siapa yang mengkonsumsi subsidi Elpiji, dia mengatakan masih dibutuhkan verifikasi data terhadap pengguna Elpiji 3 kg dengan waktu sekitar enam bulan hingga satu tahun.

“Mungkin secara waktu kita membutuhkan waktu enam bulan sampai satu tahun dan sistem itu terus akan kita sempurnakan karena memang di awalnya pun kita membutuhkan database yang memang berasal dari pemerintah,” ucapnya.

Dia mengatakan aktivitas utama yang dilakukan saat ini adalah pendataan untuk mengetahui siapa yang mengkonsumsi Elpiji subsidi.

Meski begitu, dia mengakui bahwa masih terdapat wilayah di Indonesia yang belum dapat dijangkau oleh jaringan internet, sehingga pihaknya masih melakukan pencatatan manual untuk daerah-daerah tersebut.

“Karena nanti pada saat dicatat manual baru nanti dimasukkan ke dalam sistem supaya siapa siapa saja yang mengkonsumsi itu akan tersistem,” jelas Riva.
Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya juga sedang menerapkan program penukaran tabung yang menjadi salah satu upaya untuk memberikan layanan lebih baik.
Riva mengatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan sistemnya guna memastikan distribusi Elpiji PSO atau subsidi yang tepat sasaran, sambil memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan masyarakat.

“Ini juga merupakan salah satu upaya kita untuk bisa memberikan layanan lebih dan bisa memberikan opsi sehingga tidak menyulitkan masyarakat pada saat masyarakat akan melakukan konversi untuk bisa membeli bahan bakar non PSO,” kata Riva.

Sementara itu, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina Alfian Nasution menegaskan akan memberlakukan langkah tegas berupa penutupan terhadap agen atau pangkalan yang menjual Elpiji 3 kg tanpa menggunakan KTP.

“Apabila dia (agen agen atau pangkalan) juga menjual tanpa NIK itu gampang kita mendeteksi dan tentu ada tindakan yang tegas dari Pertamina terhadap pangkalan pangkalan yang melakukan pelanggaran itu dan itu pasti kita tutup,” tegas Alfian. (Ant/KN)

Oleh : Muhammad Harianto
Editor : Indra Arief Pribadi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular