
BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami menilai perlu adanya pembangunan pasar tradisional di wilayah pesisir.
Dirinya menilai kawasan pesisir sudah saatnya memiliki pusat aktivitas ekonomi sendiri agar tidak terus bergantung pada pusat kota.
Dirinya mengatakan, selama ini masyarakat di lima kecamatan pesisir masih harus menempuh jarak cukup jauh hanya untuk memenuhi kebutuhan harian. Kondisi tersebut dinilai tidak efisien, baik dari sisi waktu maupun biaya.
“Kalau ada pasar di pesisir, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota. Ini juga akan mendorong perputaran ekonomi di wilayah mereka sendiri,” ujarnya.
Sutami memaparkan, total penduduk di lima kecamatan pesisir pada tahun 2025 mencapai 56.368 jiwa. Rinciannya, Kecamatan Talisayan 18.781 jiwa, Biatan 10.358 jiwa, Tabalar 8.567 jiwa, Batu Putih 10.478 jiwa, dan Biduk-Biduk 8.184 jiwa. Dengan jumlah tersebut, keberadaan pasar rakyat dinilai sudah sangat layak.
Sutami melihat Kecamatan Talisayan sebagai lokasi paling strategis untuk menjadi pusat pasar tradisional pesisir. Selain memiliki jumlah penduduk terbesar, wilayahnya juga cukup luas, mencapai 1.622 kilometer persegi, sehingga berpotensi menjadi simpul distribusi barang bagi kecamatan sekitarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengembangan pasar rakyat bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga amanat regulasi. Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, pemerintah pusat dan daerah diwajibkan untuk membina serta mengembangkan pasar rakyat sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Hal itu juga diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern, yang menekankan pentingnya keberadaan pasar tradisional dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah.
“Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi bagaimana menghadirkan keadilan ekonomi. Pesisir juga harus tumbuh,” tegasnya.
Dengan dorongan tersebut, DPRD Berau berharap pemerintah daerah segera melakukan kajian dan langkah konkret agar pembangunan pasar tradisional di wilayah pesisir, khususnya di Talisayan, dapat segera direalisasikan. (adv)



