BONTANG – Kota Bontang mulai menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi bekerja di ketinggian. Sebanyak 31 peserta mengikuti pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan skema Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja bersertifikat yang selama ini masih didominasi pekerja dari luar daerah.
Pelatihan yang digelar Prosyd Akademi bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Bontang itu berlangsung di Gedung Depo Arsip Bontang, Minggu (26/7/2026). Seluruh peserta berasal dari Kota Bontang.
Suasana pelatihan tampak berbeda. Tangga baja di sisi luar gedung dimanfaatkan sebagai lokasi praktik. Peserta bergantian mengenakan alat pelindung diri (APD), full body harness, helm keselamatan, hingga mempraktikkan teknik naik dan turun menggunakan sistem akses tali di bawah bimbingan instruktur.

Pelatihan berlangsung selama delapan hari, terdiri atas tujuh hari pembelajaran teori dan praktik serta satu hari asesmen yang dilaksanakan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Perwakilan Prosyd Akademi Bontang, Syahril, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan mencetak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sekaligus lisensi untuk bekerja di ketinggian menggunakan sistem akses tali.
“Selama ini setiap ada pekerjaan di ketinggian, kebanyakan pekerjanya didatangkan dari luar Bontang. Di Bontang sendiri masih jarang tenaga kerja yang memiliki kompetensi ini dan memiliki sertifikasi kompetensinya,” ujarnya.
Menurut Syahril, kebutuhan tenaga kerja bersertifikat TKPK terus meningkat seiring banyaknya pekerjaan yang membutuhkan kemampuan khusus bekerja di ketinggian.
“Target kami semua peserta memiliki skill dan kompetensi di bidang TKPK. Sehingga nanti ketika ada pekerjaan di Bontang yang membutuhkan skill di ketinggian, kita sudah punya tenaga kerja yang memiliki skill itu dan bersertifikasi,” jelasnya.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan memperoleh dua sertifikat, yakni sertifikat pembinaan dari Prosyd Akademi dan sertifikat kompetensi yang diterbitkan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Melalui pelatihan ini, diharapkan Bontang memiliki lebih banyak tenaga kerja lokal yang mampu mengisi kebutuhan pekerjaan di sektor industri maupun proyek yang memerlukan keahlian bekerja di ketinggian, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pekerja dari luar daerah. (MK)
Pewarta: Yusva Alam
Editor: Agus S.



