Senin, Februari 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Marshanda Kena Gangguan Mental Karena Konsumsi Pil Xanax

JAKARTA – Aktris Marshanda didiagnosis mengidap penyakit mental bipolar disorder sejak masih remaja. Baru-baru ini, ia mengungkap pemicu dirinya bisa terkena gangguan mental.

Hal tersebut ia ceritakan ketika menjadi bintang tamu di kanal YouTube dr. Richard Lee. Marshanda menyebut dirinya pernah mengonsumsi Xanax saat masih duduk di bangku SMP.

“Gue tereskpos obat psychiatry, tanpa tahu itu obat psychiatry, itu gue umur 15. Gue dikasih Xanax dan gue pakai,” ucap Marshanda.

Pemain sinetron Bidadari itu mengungkapkan bahwa dirinya sibuk sekolah dan syuting saat berusia 15 tahun. Ia pun kerap mengantuk karena memiliki jadwal yang padat.

Marshanda sering minum kopi untuk mencegah dirinya mengantuk di lokasi syuting. Hanya saja, tiap meminum kopi, ia bisa terjaga hingga pukul 5 pagi.

“Orang dekat gue, gue enggak akan kasih tahu siapa. Dia worry banget sama keadaan gue yang enggak pernah tidur. Baru tidur jam tiga atau empat pagi, jam enam sudah harus bangun sekolah,” kenang Marshanda.

Orang tersebut menawarkan Xanax untuk mempermudah Marshanda tidur. Aktris yang akrab disapa Chacha itu pun menerimanya dan mulai meminum setengah pil Xanax setiap hari.

Gue minum setengah pil, setelah sekian lama kayak enggak ngaruh lagi. Akhirnya nambah satu pil, nambah lagi jadi satu setengah pil. Dalam jangka waktu setahun, gue minum dua pil dalam satu malam, gue enggak bisa tidur sampai jam enam pagi,” tuturnya.

Saat itu, Marshanda sempat bertanya pada dokter terkait bahaya Xanax. Dokter tersebut mengizinkan Marshanda mengonsumsi Xanax agar lebih mudah beristirahat.

“Katanya, ‘Kalau memang butuh untuk tidur, dan Chacha punya kegiatan segini banyak enggak apa-apa minum saja.’ Gue merasa ya sudah itu trusted source, gue masih 15 tahun enggak ngerti apa-apa,” ucapnya.

Setelah sadar ada yang tidak beres dengan tubuhnya, Marshanda memutuskan untuk berhenti mengonsumsi Xanax. Akan tetapi, setelah berhenti mengonsumsinya, kondisi mental Marshanda justru mulai tak stabil.

Ketika gue setop, gue enggak tahu kenapa jadi pemarah, gampang sensitif, jadi kayak orang lain, gampang irritable. Keluarga gue dan orang-orang di lokasi syuting lihat, jadi worry sama gue,” ujarnya.

Marshanda akhirnya diajak ke psikiater oleh keluarganya. Hanya saja, ia tak cerita soal dirinya mengonsumsi Xanax selama setahun dan berhenti mengonsumsinya secara tiba-tiba.

Di psikiater, gue cerita ngalor ngidul masalah sehari-hari. Enggak tahu kalau sebenarnya yang harus gue share masalah gue minum Xanax setahun dan berhenti mendadak. Yang gue alami ternyata namanya withdrawal quitting benzodiazepines,” terang mantan istri Ben Kasyafani itu.

“Mungkin kalau gue bilang itu, psikiater akan bilang, ‘Kamu lagi mengalami gejala withdrawal dari benzodiazepines, kita bantu kamu ya supaya gak ganggu kamu.’ Karena gue enggak cerita itu, muncullah gejala-gejala yang mirip bipolar. Akhirnya gue dapat diagnosa, depresi mayor dan bipolar disorder,” pungkasnya. (Kum/KN)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular