Jelang Persija-Persib, Erick Thohir: Keselamatan Suporter Nomor Satu

JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan keselamatan suporter harus ditempatkan di atas rivalitas Persija Jakarta dan Persib Bandung yang akan bertemu pada pekan kedua Super League musim ini.

Erick mengingatkan seluruh pihak agar rivalitas dua klub dengan basis pendukung besar tersebut tidak berubah menjadi kekerasan maupun provokasi yang mengancam keselamatan penonton.

“Saya mengingatkan kejadian Kanjuruhan jangan dilupakan,” kata Erick dalam Indonesia Sport Summit 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Menurut Erick, setiap pihak memiliki tanggung jawab memastikan suporter dapat menyaksikan pertandingan dengan aman dan kembali ke rumah dalam kondisi selamat.

Ia menegaskan tindakan kekerasan maupun provokasi yang membahayakan keselamatan penonton harus diproses secara hukum.

“Siapa pun individu yang membuat kekerasan ataupun provokasi, atau ada suporter yang tidak pulang ke rumah dengan selamat, kita bersepakat sesama Polri memastikan akan ada proses hukum,” ujarnya.

Erick berharap Persija sebagai tuan rumah mampu menyelenggarakan pertandingan secara baik sekaligus memastikan keamanan di sekitar stadion.

Di sisi lain, Persib dan para pendukungnya juga diminta ikut menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di Jawa Barat, agar rivalitas kedua klub tidak meluas menjadi persoalan keamanan di luar lapangan.

“Keamanan pertandingan merupakan tanggung jawab PSSI, operator kompetisi, klub, kepolisian, panitia pelaksana, dan suporter,” kata Erick.

Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga yang mendapat perhatian besar pada awal musim karena mempertemukan dua klub dengan rivalitas kuat dan basis pendukung yang besar.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian juga melibatkan kelompok suporter dalam persiapan pengamanan pertandingan.

READ  Aturan Operasional KDKMP Segera Terbit Pekan Depan

Polres Metro Bekasi, misalnya, telah berkoordinasi dengan The Jakmania Bekasi Raya dan Viking Bekasi untuk membahas mobilitas pendukung Persija menuju Jakarta serta kegiatan nonton bareng pendukung Persib.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sebelum, selama, dan setelah pertandingan.

Erick kembali menekankan bahwa rivalitas merupakan bagian dari olahraga, tetapi tidak boleh mengesampingkan keselamatan manusia.

Ia meminta seluruh unsur yang terlibat dalam pertandingan menjalankan tanggung jawab masing-masing agar pertandingan Persija-Persib berlangsung aman dan suporter dapat kembali ke rumah tanpa insiden. (ANT/KN)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img