Investasi Malaysia Bermasalah di Indonesia, Anwar Surati Langsung Prabowo

JAKARTA – Persoalan investasi perusahaan Malaysia di Indonesia sampai ke meja Presiden Prabowo Subianto. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengaku telah mengirim surat langsung kepada Prabowo untuk meminta bantuan penyelesaian kasus tersebut.

Surat itu berkaitan dengan investasi perusahaan Malaysia di Indonesia yang tengah menghadapi persoalan hukum dan administrasi.

Anwar mengungkapkan langkah tersebut saat menjawab pertanyaan mengenai persoalan investasi perusahaan Malaysia di Indonesia. Menurut dia, hubungan baik kedua negara memungkinkan persoalan tersebut dibicarakan langsung di tingkat kepala pemerintahan.

“Saya sudah menulis surat kepada Presiden Prabowo untuk meminta bantuan beliau,” kata Anwar, Minggu (23/8/2026).

Anwar tidak hanya meminta perhatian pemerintah Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya perusahaan Malaysia yang berinvestasi di negara lain mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut dia, pemerintah Malaysia tetap harus menghormati proses dan aturan di Indonesia.

Persoalan tersebut menjadi perhatian karena Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan ekonomi yang besar. Investasi perusahaan Malaysia tersebar di berbagai sektor, termasuk perkebunan, perbankan, telekomunikasi, energi dan infrastruktur.

MINTA DISELESAIKAN SESUAI HUKUM

Meski meminta bantuan Prabowo, Anwar menegaskan pemerintah Malaysia tidak bermaksud mencampuri proses hukum di Indonesia.

Ia meminta persoalan investasi tersebut diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Anwar juga mengingatkan perusahaan Malaysia yang beroperasi di luar negeri tidak dapat mengabaikan ketentuan negara tempat mereka berinvestasi.

Sikap tersebut penting karena persoalan investasi lintas negara tidak hanya menyangkut kepentingan perusahaan. Kasus yang berlarut dapat memengaruhi kepercayaan investor dan hubungan ekonomi kedua negara.

Indonesia dan Malaysia selama ini memiliki hubungan perdagangan dan investasi yang erat. Kedua negara juga terus mendorong peningkatan kerja sama ekonomi di kawasan ASEAN.

READ  Libur Panjang 2026, Hampir 50 Ribu Wisatawan Serbu Banyuwangi

Surat langsung Anwar kepada Prabowo menunjukkan persoalan tersebut sudah mendapat perhatian di tingkat tertinggi pemerintahan kedua negara.

Namun, pemerintah Indonesia hingga Minggu pagi belum mengumumkan secara terbuka tindak lanjut atas surat tersebut.

Belum dijelaskan pula perusahaan Malaysia yang dimaksud maupun nilai investasinya. Karena itu, perkembangan berikutnya akan bergantung pada penjelasan pemerintah Indonesia mengenai kasus yang menjadi perhatian Anwar tersebut. (MK)

Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img