Helikopter Polri Evakuasi Satu Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

JAKARTA — Helikopter Polri Dauphin AS 365 N3 P-3103 mengevakuasi satu jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 dari lokasi yang berjarak sekitar 30 nautical mile (NM) atau sekitar 56 kilometer dari daratan.

Jenazah tersebut dievakuasi melalui operasi udara dengan metode hoist menggunakan basket life dari kapal tongkang menuju helikopter. Evakuasi dilakukan sebagai bagian dari operasi SAR gabungan untuk mempercepat penanganan korban yang ditemukan di lokasi kecelakaan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan dukungan udara menjadi penting karena lokasi korban berada puluhan mil laut dari daratan.

“Ketika posisi korban masih berada puluhan mil laut dari daratan, dukungan udara menjadi sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi,” kata Isir dalam keterangan di Jakarta, Senin (14/9).

Misi evakuasi berlangsung pada pukul 14.48 Wita hingga 16.50 Wita. Helikopter terlebih dahulu berangkat dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, menuju lokasi operasi dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Setibanya di lokasi, tim melakukan proses hoist untuk mengangkat satu jenazah korban dari kapal tongkang ke dalam helikopter.

Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi angin dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 25-35 knots. Meski menghadapi kondisi tersebut, proses pengangkatan jenazah berhasil dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dan personel.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Selanjutnya, jenazah diserahkan untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Sementara itu, hingga pukul 15.30 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 115 korban telah ditemukan dari total 243 orang yang berada dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, 109 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 128 orang yang belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan.

READ  Prabowo Utus Dudung Jadi Jembatan Pemerintah dan Ulama

Sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Selain itu, satu korban telah tiba di Lanud Syamsudin Noor, sementara 28 korban lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti.

Isir menegaskan Polri akan terus mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung operasi kemanusiaan dan pencarian korban.

“Polri terus memberikan dukungan melalui kapal, helikopter, personel, kesehatan, dan DVI. Setiap korban yang ditemukan akan mendapatkan penanganan secara profesional dan manusiawi, sementara pencarian terhadap korban lainnya terus dilakukan bersama seluruh unsur SAR,” ujarnya.

Operasi SAR gabungan hingga kini masih berlanjut untuk menemukan 128 korban yang belum diketahui keberadaannya. (ANT/KN)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img