Senin, Juni 17, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Golkar Upayakan Prabowo-Airlangga Berpasangan

KORANUSANTARA – Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih alot dalam memutuskan pendamping Prabowo Subianto. Masing-masing anggota koalisi masih keukeuh menyodorkan nama sebagai bakal cawapres.  

Mengingat masa pendaftaran pasangan bacapres-bacawapres ke KPU RI kian dekat, yakni 19 Oktober 2023. Sejauh ini, para petinggi Partai Golkar tetap nyaring untuk mengajukan nama Airlangga Hartarto sebagai bacawapres pendamping Prabowo Subianto.

Ketua Fraksi Golkar MPR RI Idris Laena mengatakan, Airlangga tetap akan didorong menjadi cawapres untuk Prabowo. Sebab, keputusan agar Menko Perekonomian itu maju di Pilpres 2024 merupakan amanat Munas, Rapimnas, dan Rakernas Partai Golkar. ’’Ada empat alasan yang patut jadi pertimbangan Prabowo Subianto dalam menentukan bacawapres. Keempatnya ada pada sosok Airlangga,’’ kata Idris dalam siaran persnya, Senin, 9 Oktober 2023.

Pertama, hasil survei beberapa lembaga menunjukkan bahwa elektabilitas duet Prabowo-Airlangga termasuk sangat tinggi jika dibandingkan bacawapres lain. Kedua, Golkar merupakan pemilik kursi terbanyak setelah Partai Gerindra di KIM sehingga pantas Airlangga dijadikan bacawapres pendamping Prabowo.

Ketiga, Golkar sebagai partai besar tentu punya kader tradisional yang konkret mendukung jika Airlangga menjadi bacawapres. ’’Seperti yang terjadi pada dua kali pencalonan Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden. Saya yakin akan linier dengan perolehan suara Golkar,’’ ujarnya.

Keempat, isu terbesar pada Pemilu 2024 adalah ekonomi. Artinya, sebagai Menko Perekonomian, tentu Airlangga sangat berpengalaman di bidang ekonomi. Hal itu pun sudah dirasakan di era pemerintahan Presiden Jokowi. ’’Dikhawatirkan jika cawapres yang diusung KIM bukan Airlangga, kader Partai Golkar tidak solid 100 persen dalam mendukung pencapresan Prabowo,’’ pungkasnya. (*

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular