Sabtu, Juni 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Generasi Muda Kutai Kartanegara Diharapkan Sadari Pajak sejak Dini

KUTAI KARTANEGARA – Generasi Muda Sadar Pajak seperti itulah jargon semangat Tax Goes To School (TGTS) 2023 yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tenggarong di SMP Negeri 1 Tenggarong, tengah pekan tadi.

Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Tenggarong Achmad Suyanto mengatakan TGTS menjadi sarana untuk memperkenalkan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 1 Tenggarong tentang bagaimana pentingnya pajak, serta kontribusi sekecil apapun yang dapat diberikan oleh masyarakat untuk negara. Karena kelak siswa dan siswi ini akan menjadi generasi penerus bangsa.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, siswa dan siswi sudah mengenal dasar dari pajak dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Seperti diketahui bersama, bahwa hasil pajak di pakai untuk pembangunan, termasuk Ibu Kota Negara (IKN).

“Kami memperkenalkan pajak ini dengan cara yang menyenangkan, sehingga disamping memperoleh wawasan, peserta juga terhibur dengan kegiatan yang ada. Hal ini untuk mewujukan Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara,” ujarnya.

Sebagaimana yang pernah disampaikan Wakil Bupati Kutai Kartanegara H Rendi Solihin, pajak merupakan tulang punggung utama dalam pembiayaan pembangunan negara, sehingga dengan patuh pajak upaya pembangunan di Kutai Kartanegara dapat dilaksanakan dengan maksimal.

“Mari kita bersama-sama untuk taat pajak, guna pembangunan daerah yang kita cintai ini,” imbau Rendi saat menerima Pihak KPP Pratama Tenggarong, Maret lalu di rumah jabatannya, dalam rangka pekan panutan pelaporan SPT tahunan dan validasi NIK-NPWP.

Sementara, Kepala SMP Negeri 1 Tenggarong Imam Huzaeni menyambut dengan baik kegiatan itu dan berharap peserta didik mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kesadaran pemenuhan kewajiban pajak.

“Pemahaman tentang pajak dan tujuannya ini untuk negara kita sendiri dan masyarakatnya, jika sejak dini saja sudah diperkenalkan, maka saat dewasa seharusnya lebih paham untuk membayar pajak,” ucap Imam dalam sambutannya.

Selain perkenalan tentang pajak melalui materi, KPP Pratama Tenggarong pun mengajak siswa dan siswi serta staff sekolah untuk ikut dalam permainan berhadiah. Kegiatan juga diselingi sesi tanya jawab yang berjalan dengan kooperatif, terlihat dari para peserta yang antusias dalam mengenal pajak.

Salah satu siswi, Alifia yang merupakan seorang bendahara di kelasnya mengungkapkan bahwa pentingnya membayar uang kas untuk kelangsungan kebutuhan kelas di luar pemenuhan sekolah. Jika teman-teman kelasnya lupa membayar, tugas Alifia juga untuk mengingatkan atas kewajiban mereka. Hal itu menunjukkan bahwa bahkan sebelum mereka memasuki lingkungan pekerjaan, implementasi konsep anggaran dan beban sudah diterapkan sejak dini di sekolah. (kn)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular