Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bantuan Bedah Rumah di Desa Loa Kulu Kota : Upaya Mengatasi Kesenjangan Sosial

TENGGARONG – Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menghapus kesenjangan sosial di daerahnya dengan memanfaatkan program bedah rumah. Dalam sebuah wawancara dengan Kasi Kesra Desa Loa Kulu Kota, Hazri Hidayat, terungkap bahwa desa tersebut, tahun 2023 lalu telah mendapatkan bantuan bedah rumah sebanyak 41 unit dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) yang disalurkan oleh provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami menerima bantuan program bedah rumah sebanyak 41 unit dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang disalurkan pemprov. Untuk Desa Loa Kulu Kota sendiri, juga menjalankan bedah rumah, tapi sesuai aturan setiap tahun wajib hanya 3 rumah, melalui program Desa,” ungkapnya.

Pemerintah setempat bersama tim dari provinsi dan kabupaten secara rutin melakukan evaluasi lapangan untuk memastikan bantuan tersebut tersalurkan dengan baik. Tahun lalu, sekitar 15 rumah dari desa tersebut berhasil lolos verifikasi dari kabupaten, sedangkan dari provinsi sekitar 41 rumah yang memenuhi syarat. “Semua rumah tersebut sudah melalui perbaikan, pada tahun 2023 lalu. Untuk tahun ini, kita masih menunggu regulasi untuk pengajuan,” ujarnya.

Dalam penentuan penerima bantuan, data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) menjadi acuan utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Kendati demikian, masih terdapat hambatan dalam pemberian bantuan, terutama bagi rumah-rumah yang berada di bantaran sungai karena masuk wilayah terbuka hijau, pemerintah tidak dapat membantu lantaran terbentur peraturan. Namun, pihak desa berupaya sedang dilakukan untuk melibatkan perusahaan tambang melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) dan perusahaan mendukung program pembangunan rumah, sesuai dengan regulasi pemerintah.
“Padahal banyak rumah saudara kita sepanjang sungai ini butuh bantuan, tapi tidak bisa dapat, tapi kami tetap upayakan melalui CSR perusahaan,” tambahnya.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu mengatasi kesenjangan sosial serta memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat untuk memiliki rumah yang layak. Terus berlanjutnya koordinasi antara pemerintah, pihak terkait, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan serta meningkatkan kesejahteraan di Desa Loa Kulu Kota. (adv)

Penulis : Hanafi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular