Atlet Kukar Diminta Fokus Bertanding, Dispora Kejar Pencairan Uang Saku H-3

TENGGARONG — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan uang saku atlet kontingen Kukar sudah diterima paling lambat tiga hari sebelum keberangkatan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser.

Target pencairan tersebut menjadi salah satu perhatian Dispora Kukar menjelang keberangkatan kontingen. Selain kesiapan latihan dan pertandingan, kebutuhan atlet selama berada di Paser juga dipastikan melalui koordinasi dengan cabang olahraga (cabor) dan DPRD Kukar.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan persiapan kontingen telah dibahas bersama sejumlah cabor dan DPRD Kukar melalui rapat dengar pendapat (RDP), Senin (21/9/2026).

Menurut Aji, berbagai kebutuhan kontingen telah dipetakan, mulai dari administrasi, akomodasi hingga transportasi selama berada di Paser.

Namun, untuk memastikan uang saku dapat segera diterima atlet, Dispora Kukar masih perlu berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Dispora Kukar selanjutnya akan menyusun telaahan kepada Sekretaris Daerah Kukar selaku Ketua TAPD. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan anggaran pelaksanaan Porprov dapat segera diproses.

“Untuk uang saku, masing-masing Rp400 ribu dikalikan jumlah hari,” kata Aji.

Besaran tersebut merupakan standar yang digunakan Dispora Kukar. Total uang yang diterima masing-masing atlet nantinya menyesuaikan jumlah hari mereka bertanding berdasarkan jadwal yang dirilis Panitia Besar (PB) Porprov.

Dispora Kukar menargetkan uang tersebut sudah berada di tangan atlet sebelum mereka bertolak ke Paser.

“H-3 targetnya. Sesuai permintaan teman-teman, mereka meminta agar H-3 uang saku sudah sampai ke tangan para atlet,” kata Aji.

Selain uang saku, Dispora Kukar juga memberikan keleluasaan kepada masing-masing cabor untuk mengatur transportasi atlet dari Tenggarong menuju Paser dan sebaliknya.

READ  Dispora Kukar Siapkan Kelas Public Speaking dan Kursus Bahasa Inggris untuk Pemuda Berprestasi

Skema ini dipilih karena setiap cabor memiliki jadwal pertandingan yang berbeda. Dengan pengelolaan langsung oleh cabor, perjalanan atlet dapat disesuaikan dengan waktu pertandingan sekaligus kebutuhan fisik mereka.

Mulai dari waktu keberangkatan, waktu istirahat selama perjalanan hingga kebutuhan makan dan minum selama berada di Paser dapat diatur sesuai kondisi masing-masing cabor.

Menurut Aji, pola tersebut dinilai lebih fleksibel dibandingkan apabila seluruh kebutuhan transportasi diserahkan kepada pihak ketiga.

“Kalau kita serahkan kepada pihak ketiga, tentunya pihak ketiga akan mengejar target. Sementara kalau mereka sendiri yang mengatur, mereka bisa menyesuaikan waktu perjalanan, termasuk kapan harus beristirahat untuk menjaga kondisi fisik atlet,” ujarnya.

Aji memastikan skema transportasi tersebut telah dibicarakan bersama cabor. Dengan demikian, masing-masing cabang olahraga dapat mengatur kebutuhan kontingennya sesuai jadwal dan karakter pertandingan.

Sejauh ini, persiapan administrasi, akomodasi dan transportasi telah dikoordinasikan. Dispora Kukar kini fokus memastikan kebutuhan anggaran, khususnya uang saku, dapat diproses sesuai target.

Dengan uang saku yang diupayakan cair H-3 dan pola transportasi yang lebih fleksibel, Dispora Kukar berharap para atlet dapat berangkat ke Paser dengan persiapan yang lebih matang dan memusatkan perhatian pada pertandingan. (Adv)

 

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img