Kamis, Februari 29, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anies Baswedan Sindir Penanganan Stunting, Sebut Jangan Asal Bagi Susu

JAKARTA – Calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan menanggapi upaya pengentasan stunting, yang belakangan menjadi fokus para paslon, baik lewat makan siang gratis, bagi-bagi susu hingga telur.

Menurutnya, saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, pemerintah pusat pun lebih peduli dengan penggunaan anggaran belanja dibanding pelayanan kesehatan.

“Saya nggak usah ulang di depan teman-teman semuanya karena itu kemampuan belajar, kualitas fisik jauh di bawah harapan. Tapi penanganannya tidak bisa di masa sekolah, jadi nggak cukup dikasih makan siang, sudah terlambat. Nggak cukup. Jadi yang dikasih makan siang ibu hamil, bukan anak yang sudah, ibu-ibu hamil itu yang harus nutrisinya cukup karena di situ yang kita butuhkan,” tutur Anies Anies dalam acara Desak Anies di Halt Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024).

Dia menegaskan, intervensi penanganan stunting mesti dilakukan sejak usia dini, bahkan saat masih dalam kandungan. Pemerintah mesti memastikan kesehatan ibu hamil.

“Ini krusial sekali. Kemudian seribu hari pertama usia bayinya itu yang harus dipastikan. Pastikan juga imunisasinya tuntas, pola asuh benar, jadi bukan hanya bicara satu jenis makanan, tapi kita harus memastikan pola asuh benar, imunisasi benar di usia anak-anak,” jelas dia.

Yang tidak kalah penting, lanjut Anies, pemerintah tidak boleh membuat para ibu hamil dan yang baru melahirkan kerepotan dalam urusan pelayanan. Peduli kepada ibu hamil artinya melindungi setiap calon warga negara Indonesia.

“Apapun status dia, sebutlah status dia nggak jelas, KTP-nya nggak jelas, rumahnya nggak jelas, itu kan ibunya, anaknya dosa apa? Nggak punya dosa dia. Kenapa kita hukum itu? Ini aneh sekali, bayi itu nggak usah ditanya KTP-nya di mana, dan dia juga belum punya warga negara,” katanya.

“Oleh karena itu kalau ibu hamil, KTP apa pun, kondisi sosial agama apapun, negara harus membantu apa yang dibutuhkan karena kita sedang menyelamatkan bayi di dalam kandungannya,” sambung dia. (ant/kn)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular