JAKARTA — Tongkat kepemimpinan Polri resmi berpindah dari Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. Sebelum meninggalkan jabatan yang diembannya sejak 2021, Listyo menitipkan pesan agar Kapolri baru menjaga amanah dan memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah tantangan yang semakin kompleks.
Listyo yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan pesan tersebut seusai upacara pelantikan Kapolri baru di Istana Negara, Jakarta Ia menilai Kapolri baru tersebut memiliki sejumlah modal untuk memimpin institusi Polri, Kamis (1/10/2026).
Listyo mengatakan dirinya telah cukup lama mengenal Suyudi. Ia menilai Kapolri baru tersebut memiliki sejumlah modal untuk memimpin institusi Polri, di antaranya pekerja keras, kreatif, dan berintegritas.
“Kami titipkan kepada Beliau untuk menjaga amanah besar sebagai pimpinan Polri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat apalagi dihadapkan dengan situasi dan kondisi global yang tentunya membuat dinamika tantangan tugas juga Kapolri baru adalah memastikan strategi tersebut terus berjalan dan dikembangkan sesuai kebutuhan semakin kompleks,” kata Listyo.
Menurut Listyo, tantangan yang akan dihadapi Suyudi tidak harus dimulai dari nol. Polri telah memiliki arah pembangunan institusi yang tertuang dalam grand strategy Polri, yang mencakup program jangka pendek, menengah, hingga panjang.
Karena itu, salah satu pekerjaan penting Kapolri baru adalah memastikan strategi tersebut terus berjalan dan dikembangkan sesuai kebutuhan.
“Kita tentunya memiliki roadmap ya yang ada di dalam grand strategy Polri, (yang terbagi atas program-program untuk, red.) jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang. Tentunya, Pak Suyudi juga memiliki program untuk terus bisa melanjutkan apa yang ada di dalam grand strategy tersebut,” ujarnya.
Listyo juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang akan diambil Suyudi setelah resmi memimpin Polri.
Ia meyakini pengalaman dan kompetensi Suyudi menjadi modal untuk menjalankan tanggung jawab sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
“Saya mendukung penuh apa yang dikerjakan oleh beliau, karena saya yakin bahwa beliau memiliki kemampuan, memiliki kompetensi untuk bisa memimpin institusi Polri tercinta ini,” kata Listyo.
Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Suyudi sekaligus mendoakan agar Kapolri baru tersebut dapat menjalankan amanahnya.
“Saya ucapkan selamat kepada Pak Suyudi sebagai Kapolri yang baru. Kita doakan beliau untuk terus sukses dalam mengemban amanah sebagai pimpinan Polri,” ujarnya.
Suyudi yang baru saja menerima mandat sebagai Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Listyo Sigit.
Ia mengakui peran Listyo dalam perjalanan kariernya hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan tertinggi di institusi Polri.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Listyo Sigit Prabowo yang telah membimbing dan juga memberikan banyak hal dalam karier kami ya sehingga kami bisa di titik ini,” kata Suyudi.
Dengan pelantikan tersebut, kepemimpinan Polri memasuki babak baru di bawah Suyudi Ario Seto. Sementara Listyo Sigit melanjutkan tugasnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan setelah memimpin Polri sejak 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026. (ANT/KN)



