BONTANG – Saat pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang di Kantor DPRD Selasa (9/6/2026) lalu, terdapat beberapa isu strategis yang turut jadi perhatian.
Anggota DPRD Bontang, M. Sahib membeberkan, salah satunya terkait rencana pengembangan kawasan industri, yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur pendukung seperti bandara juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Infrastruktur tersebut dipandang sebagai kebutuhan jangka panjang, untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas industri maupun investasi di Bontang,” jelasnya.
Selain itu, dalam rapat kali ini juga mencakup pengaturan izin galian C yang perlu disesuaikan dengan arah pembangunan daerah dan ketentuan tata ruang yang berlaku. Pihak DPRD menilai, pengelolaan sektor tersebut harus dilakukan secara terencana, agar tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun konflik pemanfaatan ruang.
Tak kalah penting, rencana perluasan kawasan industri turut menjadi perhatian dalam penyusunan RTRW. Kawasan tersebut diproyeksikan berkembang hingga sekitar 1.000 sampai 1.200 hektar, sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi dan investasi di masa mendatang.
“Kami berharap seluruh pembahasan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga RTRW yang dihasilkan mampu menjadi pedoman pembangunan daerah yang terarah, berkelanjutan, dan mampu mengakomodasi kebutuhan pertumbuhan Kota Bontang di masa depan,” pungkasnya. (al/Adv)
Editor: Yusva Alam


