Hujan Deras dan Pasang Sungai Picu Ancaman Banjir di Sepaku

PENAJAM PASER UTARA – Hujan deras disertai angin dan petir yang mengguyur Kecamatan Sepaku sejak Minggu (17/5/2026) sore mulai memicu banjir di sejumlah wilayah.

Hingga pukul 21.30 WITA, hujan masih berlangsung meski intensitasnya mulai berkurang. Namun debit air di beberapa kawasan rawan banjir terus mengalami kenaikan.

Wilayah yang paling awal dilaporkan siaga yakni RT 24 dan RT 25 Desa Suka Raja, kawasan yang memang kerap terdampak banjir saat hujan deras dan air pasang terjadi bersamaan.

Dalam video yang dibagikan Ketua RT 25, Waras Rahmad Abdillah atau yang akrab disapa Sableng, terlihat air mulai naik dari bawah kolong rumah dan mendekati teras warga.

“Ini air dari bawah (pasang) naik ke atas. Yang dari atas muter,” ujarnya dalam rekaman video yang beredar di WhatsApp.

Saat dikonfirmasi Media Kaltim, Waras membenarkan debit air terus naik dan warga mulai bersiaga.

“Iya mulai naik ini, sudah sampai bawah kolong rumah ini,” ucapnya melalui rekaman suara.

Di bagian ujung lingkungan RT 25, arus air bahkan mulai melintasi jalan lingkungan. Ketua RT bersama sejumlah warga terlihat turun langsung memantau perkembangan kondisi banjir.

Sementara itu, genangan juga mulai terlihat di koridor Jalan Negara RT 1 Desa Bukit Raya yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan banjir di Kecamatan Sepaku.

Sekitar pukul 21.48 WITA, air sungai mulai naik dan merendam sebagian permukaan jalan.

Meski demikian, beberapa wilayah lain dilaporkan masih dalam kondisi aman. Salah satu perangkat Desa Binuang, Pahrian, menyebut wilayahnya belum terdampak banjir.

“Binuang aman,” singkatnya.

Kondisi serupa juga dilaporkan dari wilayah Telemow yang hingga pukul 21.53 WITA masih terpantau aman.

READ  Pengawasan Parkir Diperketat untuk Maksimalkan PAD Samarinda

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah wilayah lain seperti Karang Jinawi, Tengin Baru, Kelurahan Sepaku dan Kelurahan Maridan masih dalam pemantauan aparat desa dan warga setempat.

Warga diimbau tetap waspada mengingat hujan masih berpotensi turun dan debit air sungai dapat terus meningkat sewaktu-waktu. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img