TENGGARONG – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peningkatan kompetensi lulusan muda, lewat Program Magang Nasional 2025. Sedikitnya 25 perusahaan ditargetkan bergabung dalam program strategis yang mulai berjalan Oktober ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disnakertrans Kukar, Lukman, mengungkapkan pihaknya telah memetakan perusahaan-perusahaan potensial di wilayah Kukar yang siap menampung peserta magang.
“Sebenarnya untuk perusahaan ini sudah kita data beberapa yang siap melakukan itu. Kita punya target minimal 25 perusahaan, baik swasta maupun BUMN,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).
Program ini menyasar lulusan D3, D4, dan S1 dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terakhir. Pada tahap pertama, pemerintah membuka kuota 20 ribu peserta yang akan disalurkan ke perusahaan swasta maupun BUMN secara proporsional.
Setiap perusahaan wajib menyiapkan mentor pendamping agar peserta magang memperoleh bimbingan dan pengalaman kerja yang sesuai. Masa magang berlangsung enam bulan, dan peserta akan menerima sertifikat resmi setelah menyelesaikan program.
Menurut Lukman, program ini menjadi peluang berharga bagi para fresh graduate untuk memperkuat kemampuan sekaligus memperluas jaringan kerja.“Program ini bisa membantu meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang kerja bagi lulusan baru,” tuturnya.
Disnakertrans Kukar sendiri telah menerima surat pemberitahuan resmi dari kementerian terkait pelaksanaan program, meski petunjuk teknis (juknis) belum diterima secara formal. “Terkait itu memang dalam tahapan ini kita masih mempelajari programnya. Intinya, juknisnya ini masih belum kita dapatkan secara formal,” tambahnya.
Program Magang Nasional juga sejalan dengan program Kukar Siap Kerja, bagian dari visi daerah Kukar Idaman Terbaik yang digagas Bupati Aulia Rahman Basri. Disnakertrans menilai sinergi kedua program ini akan memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi tantangan industri.
Tahun ini, Disnakertrans telah merancang 10 jenis pelatihan, mulai dari security, welder, mekanik, operator alat berat, hingga content creator. Namun karena efisiensi anggaran, baru tiga pelatihan yang terealisasi, yakni security, welder, dan operator dump truck.
Pelatihan content creator diproyeksikan menjadi pelatihan keempat yang akan digelar akhir Oktober atau awal November 2025. Saat ini, prosesnya sudah masuk tahap verifikasi data peserta setelah pendaftaran ditutup pada April–Mei lalu.
“Seleksinya kemungkinan diumumkan sekitar tanggal 20-an bulan ini,” jelas Lukman.
Ia berharap seluruh program tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kukar, khususnya dalam menekan angka pengangguran dan mencetak tenaga kerja siap pakai.
“Harapan kami, program pemagangan ini bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kukar. Sehingga visi Kukar Idaman Terbaik melalui Kukar Siap Kerja bisa terwujud,” pungkasnya. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


