
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menerapkan langkah efisiensi anggaran secara ketat untuk menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, mengungkapkan bahwa mulai 2025 hingga 2026 sejumlah pos belanja operasional akan dipangkas.
Penghematan tersebut mencakup perjalanan dinas, penggunaan kertas, hingga kebutuhan cetak-mencetak. Menurut Said, kebijakan ini tidak hanya bertujuan mengurangi beban keuangan daerah, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi percepatan transformasi digital di lingkungan birokrasi.
“Digitalisasi bukan hanya membangun infrastruktur teknologi, tapi juga meningkatkan literasi dan kompetensi aparatur agar benar-benar siap,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perubahan pola kerja yang adaptif, efisien, dan transparan.
“Ini penting. Sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat dan akuntabel, meski dengan keterbatasan anggaran,” tutupnya. (adv/srn/set)


