
BERAU – Keterbatasan tenaga dokter spesialis masih menjadi tantangan serius dalam meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Berau. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pun menyiapkan langkah strategis dengan membuka program afirmasi pendidikan dokter spesialis bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa akselerasi layanan kesehatan tetap menjadi prioritas utama.
Tiga rumah sakit yang menjadi tulang punggung pelayanan, yakni RSUD dr. Abdul Rivai, RS Talisayan, serta rumah sakit baru yang sedang dibangun Pemkab, membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang lebih kuat.
“Kita sudah menyepakati pembukaan program afirmasi pendidikan dokter spesialis. Dalam waktu dekat akan ada dokter-dokter ASN Berau yang dikirim untuk melanjutkan pendidikan di UNHAS. Harapannya, kekurangan dokter spesialis bisa diatasi secara bertahap,” ujarnya.
Ia berharap, langkah ini tidak hanya memperkuat layanan rumah sakit, tetapi juga memberi kepastian kepada masyarakat bahwa Pemkab Berau serius menyiapkan tenaga medis berkualitas untuk jangka panjang.
Ketua IKA UNHAS Berau, M. Ichsan Rapi, menambahkan pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) pendampingan Memorandum of Understanding (MoU). Satgas ini akan memastikan kerja sama berjalan sesuai prioritas yang telah ditetapkan.
“Fokus utama tentu pada peningkatan layanan rumah sakit di Berau. Satgas akan mendampingi agar program pendidikan ini benar-benar memberi dampak nyata,” pungkasnya. (adv/srn/set)


