
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan bahwa kemajuan pariwisata tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan Dinas Pariwisata semata.
Kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk mengangkat potensi wisata sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif di Bumi Batiwakkal.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menilai pariwisata merupakan motor penggerak ekonomi yang juga berperan memperkenalkan kekayaan daerah hingga ke kancah nasional dan internasional.
Menurutnya, Setiap organisasi perangkat daerah memiliki peran dalam mendukung pariwisata. Mulai dari Dinas Kesehatan yang memastikan layanan kesehatan wisatawan, Dinas Perkebunan yang mempromosikan agrowisata, hingga Dinas Pekerjaan Umum yang membangun infrastruktur pendukung.
“Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan 2025–2029, yang menargetkan Berau menjadi daerah maju, unggul, berkelanjutan, makmur, dan sejahtera, dengan pariwisata sebagai salah satu pilar utamanya,” jelasnya.
Dalam rangka memperkuat sinergi, Pemkab Berau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pariwisata yang dirangkai dengan penyerahan Berau Wonders Award.
Penghargaan ini diberikan kepada perangkat daerah, kampung, pelaku wisata, influencer, dan pihak-pihak yang dinilai aktif berkontribusi terhadap kemajuan sektor pariwisata pada 2024.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Syamsiah, menegaskan bahwa kolaborasi yang dibangun tidak hanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya.
“Semoga kegiatan ini menjadi landasan terciptanya koordinasi yang efektif antar-OPD dalam mendukung destinasi wisata dan event unggulan,” ujarnya.
Dengan strategi ini, Pemkab Berau berharap setiap sektor mampu bergerak bersama, menciptakan pariwisata yang berkelanjutan, sekaligus memperluas dampak positifnya bagi masyarakat. (adv/srn/set)


