TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk mempercepat langkah menuju peringkat Utama dalam penilaian Kota Layak Anak (KLA) tahun depan. Saat ini, Kukar masih bertahan di tingkat Madya dengan skor 601,80, unggul tipis dari Samarinda di peringkat sama.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Hero Suprayetno, mengatakan peningkatan status KLA tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan dukungan penuh dari masyarakat hingga dunia usaha.
“Kukar sudah punya pondasi kuat sebagai Kota Layak Anak, tapi untuk naik tingkat, semua pihak harus terlibat. Komitmen kita adalah mengawal penuh proses ini,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Hero mengungkapkan, salah satu pekerjaan rumah terbesar adalah minimnya keterlibatan sektor swasta dalam program ramah anak. Padahal, dukungan dunia usaha dapat mempercepat pemenuhan fasilitas, ruang publik aman, hingga program sosial yang berpihak pada anak.
“Keterlibatan dunia usaha masih rendah. Ke depan, kita akan buat skema agar mereka punya peran aktif, misalnya melalui program CSR yang mendukung fasilitas dan kegiatan anak,” jelasnya.
Sejak meraih predikat Pratama pada 2013, Kukar telah mengalami kemajuan bertahap. Namun, mempertahankan predikat Madya selama tiga periode terakhir menunjukkan perlunya lompatan strategi.
Pemkab Kukar berencana mengintegrasikan kebijakan ramah anak dalam perencanaan pembangunan daerah, meningkatkan kapasitas aparat, memperluas fasilitas publik yang aman untuk anak, dan memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan dan perlindungan anak.
“Target kita jelas, tahun depan Kukar harus berada di kategori Utama. Ini akan menjadi prestasi kolektif yang membanggakan jika semua unsur bergerak bersama,” tegas Hero. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


