Minggu, Juni 16, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

12 Juni Ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Gelar Pencanangan Intervensi Stunting di 10 Kabupaten/Kota

TENGGARONG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan melaksanakan pencanangan intervensi stunting secara serentak di 10 kabupaten/kota pada Rabu, 12 Juni 2024. Acara ini akan dipusatkan di Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan.

Satgas Percepatan Penurunan Angka Stunting BKKBN Kaltim, Ns Masdar John SPd S Keb M Kes, menyampaikan hal tersebut saat ditemui di sela-sela acara peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2024 di Posyandu Kesehatan Masyarakat Desa Loa Janan Ulu pada Minggu (9/6/2024).

“Perkembangan stunting di Kaltim menunjukkan penurunan dari 23,9 persen pada tahun 2022 menjadi 22,9 persen pada tahun 2023,” ujar Masdar John. Walaupun pada tahun sebelumnya mengalami kenaikan dari 22,8 persen menjadi 23,9 persen, kini terjadi penurunan signifikan.

Secara nasional, penurunan angka stunting sebesar 0,1 persen. Masdar juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terjadi penurunan signifikan pada tahun 2023. “Berbagai langkah konvergensi dalam percepatan penurunan stunting di Kukar terbukti efektif dengan hasil yang sangat signifikan,” tambahnya.

Pencanangan intervensi stunting serentak yang akan dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat proses penurunan stunting di Kaltim. Langkah-langkah tersebut meliputi pendataan, penimbangan, memastikan ketersediaan alat antropometri, dan fasilitasi kegiatan.

“Seluruh bayi, balita, ibu hamil, dan calon pengantin akan menjalani proses penimbangan dan pengukuran pada bulan Juni. Diharapkan seluruh posyandu di Kaltim, termasuk di Kukar, Samarinda, dan kota lainnya, bisa mencapai target 100 persen,” jelas Masdar.

Acara ini akan diawali dengan kick-off pencanangan pada 12 Juni 2024 yang akan dicanangkan oleh Pj Gubernur Kaltim bersama Ibu Pj Ketua PKK Provinsi Kaltim. Pencanangan ini merupakan kolaborasi antara tim percepatan penurunan stunting di provinsi dan kabupaten/kota.

“Kegiatan ini akan diikuti oleh 10 kabupaten/kota secara Zoom Meeting dan diikuti seluruh desa/kelurahan di Kaltim. Setiap desa akan mengadakan pelayanan posyandu minimal satu kali,” tambah Masdar. Pj Gubernur juga akan menyapa beberapa kabupaten/kota dan desa/kelurahan yang terlibat.

Sementara itu, Kepala Desa Loa Janan Ulu Supariyo membenarkan rencana kunjungan Pj Gubernur pada 12 Juni ke Desa nya. “Saya sangat kaget dan senang luar biasa karena diberitahu dua hari sebelumnya,” ujarnya. Kepala desa juga mengakui bahwa ini adalah kali pertama orang nomor satu di Kaltim mengunjungi desa yang terdekat dengan ibu kota provinsi tersebut dalam puluhan tahun.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah turun langsung untuk mencapai target 100 persen dalam penurunan angka stunting di Kaltim. (adv)

Penulis : Hanafi
Editor :

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular