Jumat, April 4, 2025
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ketua Komisi III DPRD Berau Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Pasokan Air Bersih

TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan air bersih di berbagai kampung di Kabupaten Berau. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), untuk memastikan bahwa kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dengan baik dan berkelanjutan.

Liliansyah menegaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia meminta agar pembangunan sarana dan prasarana air bersih di wilayah-wilayah yang kesulitan akses air segera diselesaikan.

“Pasokan air bersih tidak boleh terhambat, terutama di kampung-kampung terpencil. Pemerintah harus memastikan semua masyarakat mendapat akses air bersih tanpa terkecuali,” ujar Liliansyah.

Selain memastikan ketersediaan fasilitas, ia juga mengingatkan pentingnya melindungi sumber air dari pencemaran dan kerusakan akibat aktivitas manusia. Pencemaran limbah atau kekeringan yang merusak mata air bisa menjadi ancaman serius bagi pasokan air bersih di masa depan.

Liliansyah meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian mata air di setiap kampung. Salah satu langkah yang ia usulkan adalah penghijauan, seperti menanam pohon untuk menjaga siklus air dan mencegah pencemaran.

“Pencemaran air bisa dicegah dengan mengelola limbah dan sampah dengan baik. Selain itu, program penghijauan juga harus digalakkan untuk melindungi sumber air baku,” tambahnya.

Ia juga meminta pemerintah untuk secara berkala mengevaluasi pasokan air bersih di seluruh kampung. Hal ini penting untuk memastikan fasilitas yang sudah dibangun tetap berfungsi optimal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Air bersih memiliki kaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan keberlanjutannya melalui pemeliharaan yang konsisten,” tegasnya.

Liliansyah berharap bahwa ke depan, keluhan terkait air bersih tidak lagi muncul dari masyarakat Berau. Ia meminta Pemkab Berau untuk terus mengawasi dan mengembangkan sistem distribusi air bersih, terutama di wilayah yang saat ini masih kesulitan mendapatkan akses.

“Semoga masalah ini segera tuntas, sehingga semua masyarakat dapat merasakan manfaat dari air bersih yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/KN)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular