Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Kubar Gelar Pasar Murah di 20 Kampung, Paket Rp300 Ribu Cukup Ditebus Rp140 Ribu

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar pasar murah di 20 kampung yang tersebar di 11 kecamatan menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Masyarakat dapat membeli paket kebutuhan pokok senilai sekitar Rp300 ribu dengan harga tebus hanya Rp140 ribu. Selisih Rp160 ribu ditanggung melalui subsidi pemerintah daerah untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.

Program yang dilaksanakan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kutai Barat tersebut salah satunya berlangsung di Balai Kampung Lotaq, Kecamatan Muara Lawa, Selasa (3/11/2026).

Kepala Disdagkop-UKM Kutai Barat, Uji Rinjani, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Oktarinus, mengatakan pasar murah diprioritaskan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.

“Pasar murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru. Kami ingin masyarakat, khususnya yang kurang mampu, tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Oktarinus kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, program tersebut tetap dilaksanakan meskipun pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran. Pasalnya, subsidi kebutuhan pokok dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di tingkat kampung.

Tahun ini, pasar murah menjangkau 20 kampung di 11 kecamatan. Khusus Kecamatan Muara Lawa, terdapat dua kampung yang menjadi sasaran program, termasuk Kampung Lotaq.

Setiap paket sembako berisi delapan jenis kebutuhan pokok, yakni beras 5 kilogram, telur satu piring, bawang merah setengah kilogram, bawang putih setengah kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, garam dua bungkus, dan kopi satu bungkus.

Oktarinus menjelaskan, keseluruhan barang tersebut diperkirakan bernilai Rp300 ribu jika dibeli dengan harga pasar. Namun, melalui subsidi Pemkab Kubar, masyarakat cukup membayar Rp140 ribu per paket.

READ  Pemkab Kubar Perkuat Integrasi Layanan MPP, Nopandel: Masyarakat Harus Rasakan Manfaatnya

“Melalui subsidi pemerintah daerah, masyarakat cukup membayar Rp140.000 untuk mendapatkan satu paket sembako. Jika dibeli dengan harga pasaran, nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp300.000. Dengan demikian, masyarakat bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga,” jelasnya.

Selain menyediakan sembako bersubsidi, Disdagkop-UKM juga menyiapkan bantuan khusus untuk warga lanjut usia (lansia).

Setiap kampung yang menjadi lokasi pasar murah memperoleh lima paket bingkisan gratis untuk dibagikan kepada warga lansia. Isi bingkisan tersebut sama dengan paket kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat.

Dengan cakupan 20 kampung, program ini mengalokasikan total 100 paket bingkisan gratis bagi lansia.

Oktarinus berharap pelaksanaan pasar murah dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama ketika kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun.

Program tersebut juga menjadi salah satu langkah Pemkab Kutai Barat untuk memastikan masyarakat di kampung-kampung tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (Adv/Diskominfo Kubar)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img