RSUD Bontang Uji Coba Portal Parkir Lima Hari, Pengunjung Belum Dikenakan Biaya

BONTANG – Pengunjung RSUD Taman Husada Bontang mulai dibiasakan menggunakan portal parkir otomatis sebelum sistem parkir baru diterapkan. Simulasi berlangsung selama lima hari, mulai Senin (26/10/2026) hingga Jumat (30/10/2026). Selama masa uji coba, seluruh kendaraan yang masuk dan keluar dari lingkungan rumah sakit belum dikenakan biaya parkir.

Simulasi tersebut menjadi tahap persiapan penerapan sistem parkir yang direncanakan mulai diberlakukan pada awal November 2026. Pengunjung, pasien, keluarga pasien, hingga pegawai rumah sakit mulai diperkenalkan dengan mekanisme pengambilan karcis dan penggunaan portal.

Kepala Bagian Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) RSUD Taman Husada Bontang, Muhammad Hatta, mengatakan simulasi dilakukan dalam dua periode setiap hari, yakni pukul 07.00–09.00 Wita dan 15.00–17.00 Wita.

Pengaturan tersebut diterapkan untuk membiasakan pengguna kendaraan dengan sistem baru sekaligus memastikan mekanisme keluar masuk kendaraan dapat berjalan sesuai prosedur.

“Selama simulasi ini, pengendara belum dikenakan biaya parkir,” ujar Hatta, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, terdapat perbedaan mekanisme antara kendaraan roda dua dan roda empat selama pelaksanaan simulasi.

Untuk sepeda motor, pengendara diwajibkan melewati portal parkir ketika masuk maupun keluar dari lingkungan rumah sakit.

Sementara kendaraan roda empat masih diperbolehkan langsung masuk tanpa melewati portal. Namun, ketika keluar, pengendara tetap harus melalui jalur portal parkir yang telah disiapkan.

Pengaturan tersebut dilakukan agar pengguna kendaraan dapat menyesuaikan diri secara bertahap sebelum sistem diterapkan secara penuh.

Hatta menjelaskan, pengendara sepeda motor yang memasuki kawasan rumah sakit harus berhenti di sisi mesin pengambilan karcis.

Selanjutnya, pengendara menekan tombol berwarna hijau untuk mencetak tiket parkir.

Setelah karcis keluar, portal akan terbuka sehingga kendaraan dapat melintas menuju area parkir.

READ  Layanan CT-Scan RSUD Bontang Ditutup sejak 26 Oktober, Belum Ada Kepastian Kapan Beroperasi Lagi

“Setelah karcis tercetak, pengendara wajib mengambil dan menyimpannya karena akan digunakan saat keluar dari area RS,” jelasnya.

Pengunjung diminta tidak meninggalkan karcis karena tiket tersebut menjadi bagian dari mekanisme pemeriksaan ketika kendaraan keluar.

Apabila mesin tidak mengeluarkan tiket atau portal mengalami kendala, pengendara dapat meminta bantuan petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Petugas juga disiapkan untuk memberikan arahan kepada pengunjung yang belum memahami penggunaan mesin parkir.

Saat hendak keluar, pengendara sepeda motor diwajibkan menyerahkan karcis kepada petugas di pos portal.

Sementara untuk kendaraan roda empat, portal keluar akan dibuka langsung oleh petugas selama masa simulasi berlangsung.

“Sementara itu, saat keluar dari area RS, pengendara roda dua maupun roda empat diminta menepi ke sisi pos portal parkir,” katanya.

Setelah pemeriksaan selesai, pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui portal keluar.

Selain mengatur kendaraan pengunjung, pihak rumah sakit juga menyiapkan ketentuan khusus untuk pegawai.

Pegawai RSUD Taman Husada yang menggunakan sepeda motor diwajibkan menempatkan kendaraan di lokasi parkir yang telah ditentukan.

Pengaturan tersebut dilakukan agar area parkir lebih tertib dan tidak mengganggu pergerakan kendaraan pasien maupun pengunjung.

Sebelumnya, RSUD Taman Husada Bontang telah menyiapkan penerapan sistem parkir baru untuk mengatasi persoalan kepadatan kendaraan di lingkungan rumah sakit.

Jumlah kendaraan yang masuk setiap hari menjadi perhatian karena area parkir kerap dipenuhi kendaraan pengunjung, bahkan sebagian terpaksa menggunakan ruang parkir di luar kawasan rumah sakit.

Pihak rumah sakit juga sebelumnya menemukan adanya kendaraan yang ditinggalkan di area parkir selama berhari-hari.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pembenahan tata kelola parkir agar ketersediaan ruang dapat digunakan sesuai kebutuhan pelayanan.

READ  Tak Hanya Andalkan Gejala, Endoskopi RSUD Bontang Bisa Lihat Langsung Kelainan Saluran Pencernaan

Dalam pengaturan yang telah disiapkan, rumah sakit tetap memberikan akses bagi kendaraan yang hanya mengantar atau menjemput pasien, termasuk layanan transportasi daring.

Namun, ketentuan teknis mengenai batas waktu dan mekanisme pembebasan biaya untuk aktivitas antar-jemput masih perlu mengikuti kebijakan resmi ketika sistem parkir mulai diberlakukan.

Untuk tahap simulasi pada 26–30 Oktober, pengunjung tidak dikenakan biaya dan hanya diminta mengikuti mekanisme penggunaan portal sesuai jenis kendaraan.

Hatta mengimbau masyarakat yang datang ke RSUD Taman Husada Bontang agar memperhatikan petunjuk penggunaan mesin dan mengikuti arahan petugas keamanan.

“Sehingga setelah melewati proses tersebut, pengendara dapat melanjutkan perjalanan keluar melalui portal parkir,” jelasnya.

Simulasi dijadwalkan berakhir Jumat (30/10/2026), sebelum rumah sakit melanjutkan tahapan penerapan sistem parkir baru yang telah direncanakan. (Dwi/Adv)

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img