BONTANG – Warga Bontang yang membutuhkan pertolongan medis darurat tidak perlu menunggu hari kerja meskipun sedang libur nasional atau hari besar keagamaan. Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Taman Husada Bontang dipastikan tetap beroperasi selama 24 jam, sementara sejumlah layanan poliklinik tidak membuka pelayanan pada hari libur.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan penanganan medis dalam kondisi darurat, terutama ketika pelayanan rawat jalan melalui poliklinik sedang diliburkan.
Petugas Informasi dan Pelayanan Publik (PIPP) RSUD Taman Husada Bontang, Renanthera Vidya Dara, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal pelayanan pada hari besar hanya berlaku untuk layanan tertentu, terutama poliklinik.
Sementara itu, pelayanan kegawatdaruratan tetap berjalan seperti biasa tanpa mengikuti jadwal libur nasional.
“Memang ada beberapa pelayanan poliklinik yang tutup di hari besar. Namun, untuk IGD tetap buka 24 jam,” kata Renanthera, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, masyarakat yang mengalami kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan medis segera dapat langsung mendatangi IGD RSUD Taman Husada Bontang.
Pelayanan tersebut tetap tersedia sepanjang hari, termasuk pada malam hari, akhir pekan, dan hari libur nasional.
“Bagi pasien yang membutuhkan penanganan dalam kondisi kegawatdaruratan, pelayanan IGD kami tetap tersedia selama 24 jam,” jelasnya.
IGD merupakan unit pelayanan rumah sakit yang menangani pasien dengan kondisi medis yang membutuhkan pemeriksaan dan tindakan segera untuk mencegah risiko kematian, kecacatan, maupun perburukan kondisi kesehatan.
Beberapa kondisi yang memerlukan penanganan darurat antara lain sesak napas berat, nyeri dada yang mengarah pada gangguan jantung, penurunan kesadaran, perdarahan hebat, kecelakaan dengan cedera serius, serta gejala stroke seperti kelemahan mendadak pada salah satu sisi tubuh.
Dalam pelayanan IGD, pasien ditangani berdasarkan tingkat kegawatdaruratan melalui sistem triase. Artinya, pasien dengan kondisi paling kritis mendapatkan prioritas penanganan, bukan semata-mata berdasarkan urutan kedatangan.
Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan IGD sesuai kebutuhan medis yang mendesak, sementara pemeriksaan rutin dan kontrol penyakit yang tidak bersifat darurat dapat mengikuti jadwal pelayanan poliklinik.
Renanthera mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan perubahan jadwal poliklinik ketika memasuki masa libur hari besar agar tidak datang pada saat layanan tersebut sedang tutup.
Namun, apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan, pasien tetap dapat langsung menuju IGD tanpa harus menunggu poliklinik kembali beroperasi.
Untuk mempermudah masyarakat memperoleh bantuan, RSUD Taman Husada Bontang juga menyediakan sejumlah nomor kontak pelayanan darurat.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau pertolongan medis melalui IGD dapat menghubungi nomor telepon 0548-23000.
Sementara itu, layanan ambulans dapat dihubungi melalui nomor 0811-5553-004. RSUD Taman Husada juga menyediakan layanan komunikasi melalui WhatsApp resmi di nomor 0815-4560-0006.
Nomor-nomor tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menghubungi pihak rumah sakit sesuai kebutuhan pelayanan.
RSUD Taman Husada Bontang mengimbau masyarakat menyimpan nomor kontak tersebut agar lebih mudah menghubungi petugas ketika membutuhkan bantuan medis, terutama pada malam hari maupun saat pelayanan poliklinik sedang libur.
Renanthera memastikan pelayanan IGD tetap tersedia selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan kegawatdaruratan, termasuk pada hari besar ketika sejumlah poliklinik tidak beroperasi. (Dwi/Adv)
Editor: Agus S



