JAKARTA — Pemerintah terus mendorong hilirisasi industri nikel untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tambang nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan nilai ekspor mencapai USD45 miliar melalui penguatan industri pengolahan dan produk turunan nikel.
Target tersebut mencerminkan ambisi pemerintah memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global. Hilirisasi diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja, menarik investasi, dan memperkuat daya saing industri nasional.
Koran Nusantara edisi ini juga mengulas pembahasan teknis antara Indonesia dan Malaysia terkait bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kerja sama kedua negara menjadi perhatian di tengah ancaman kabut asap lintas batas.
Pembaca Setia Koran Nusantara!
Ingin tahu kabar terkini Digital Koran Nusantara? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
https://koran.koranusantara.com
https://digital.koranusantara.com/kn15okt2026/mobile/
Koran Nusantara – Aktual dan Terpercaya.



