Mulai November, Parkir di RSUD Taman Husada Bontang Berbayar

BONTANG – Pengunjung RSUD Taman Husada Bontang harus bersiap dengan pemberlakuan parkir berbayar mulai awal November 2026. Kebijakan yang semula direncanakan berlaku sejak Agustus lalu itu sempat tertunda akibat sejumlah kendala teknis, termasuk kesiapan lahan dan fasilitas pendukung.

Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, Sp.JP., FIHA, mengatakan penerapan tarif parkir ditargetkan mulai awal November. Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu pemasangan satu palang parkir tambahan yang diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.

“Rencana penarikan tarif parkir akan kami berlakukan di awal November, serta kami juga masih menunggu palang yang satunya untuk palang parkir mobil,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Suhardi menjelaskan, penerapan sistem parkir berbayar juga akan diikuti penataan akses keluar masuk kendaraan di lingkungan rumah sakit.

Saat ini, terdapat dua akses kendaraan yang berada di bagian atas dan bawah kawasan RSUD. Namun, setelah sistem parkir diterapkan, hanya akses bagian bawah yang akan difungsikan sebagai pintu masuk, sedangkan akses bagian atas ditutup.

Pengaturan tersebut memungkinkan kendaraan, khususnya sepeda motor, masuk melalui jalur bawah sebelum menuju area parkir yang berada di bagian atas kawasan rumah sakit.

Menurutnya, penerapan parkir berbayar sebenarnya telah direncanakan sejak Agustus 2026. Namun, pelaksanaannya harus ditunda karena kesiapan lahan dan sejumlah fasilitas pendukung belum sepenuhnya rampung.

“Agustus lalu sebenarnya sudah mau mulai diberlakukan, tetapi belum terlaksana karena lahan yang belum tersedia. Sebenarnya hanya masalah teknis saja. Kami tidak ingin terkesan terburu-buru,” jelasnya.

Penundaan tersebut sekaligus dimanfaatkan pihak rumah sakit untuk mematangkan sistem pengelolaan parkir, termasuk memastikan kesiapan akses kendaraan agar tidak menimbulkan persoalan baru ketika kebijakan mulai diberlakukan.

READ  Endoskopi RSUD Bontang Gunakan Kamera HD, Bisa Deteksi Tumor hingga Perdarahan Saluran Pencernaan

Suhardi menegaskan, berbagai persiapan dilakukan agar sistem parkir dapat berjalan lebih tertata dan meminimalkan kendala saat diterapkan.

“Setidaknya dengan persiapan ini kami bisa meminimalkan apa yang terjadi, walaupun tidak sepenuhnya. Pasti masih ada kekurangan, tetapi setidaknya kami sudah melakukan persiapan lewat kegiatan ini,” ungkapnya.

Penerapan parkir berbayar diharapkan dapat meningkatkan ketertiban kendaraan di lingkungan RSUD Taman Husada, terutama pada area yang digunakan pasien, keluarga pasien, dan pengunjung.

Meski demikian, besaran tarif parkir untuk sepeda motor maupun mobil belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan pihak rumah sakit. Begitu pula dengan ketentuan bagi kendaraan yang hanya mengantar atau menjemput pasien.

Pengaturan tersebut menjadi salah satu hal penting mengingat aktivitas keluar masuk kendaraan di kawasan rumah sakit tidak hanya berasal dari pengunjung yang memarkirkan kendaraannya, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan akses cepat untuk mengantar pasien.

Dengan persiapan yang masih berlangsung, pihak RSUD menargetkan sistem parkir berbayar dapat mulai diterapkan pada awal November mendatang. (Dwi/Adv)

Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img