JAKARTA — Sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) awak kapal ikan FV Genesis A19 yang kandas di perairan utara Skotlandia berhasil dipulangkan ke Tanah Air setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London memfasilitasi penanganan dan kepulangan mereka, termasuk pengurusan dokumen perjalanan pengganti paspor yang hilang.
Ketiga belas WNI tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (10/10), setelah sebelumnya diselamatkan dari insiden kapal kandas di gugusan batuan sekitar Pulau Hoy, Skotlandia, pada 1 Oktober pagi.
Berdasarkan keterangan resmi KBRI London yang diterima di Jakarta, Minggu, para awak kapal sempat dibawa ke Kirkwall, Skotlandia, untuk singgah selama beberapa hari sebelum diberangkatkan ke Manchester, Inggris.
Seluruh awak kapal tiba di Manchester pada Kamis (8/10), didampingi perwakilan pemilik kapal, sebelum dipulangkan ke negara asal masing-masing.
Sejak menerima laporan insiden tersebut, KBRI London langsung berkoordinasi dengan pemilik kapal dan perusahaan penyalur tenaga kerja yang memberangkatkan para awak dari Indonesia.
Selain memantau kondisi para WNI, KBRI London juga memastikan pemenuhan hak-hak mereka, termasuk pembayaran gaji dan kompensasi dari pemberi kerja. Perwakilan RI tersebut turut menerbitkan dokumen perjalanan pengganti paspor yang hilang saat insiden terjadi.
KBRI London mengapresiasi dukungan pemilik kapal, perusahaan penyalur tenaga kerja, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Perhubungan dalam penanganan serta pemulangan para awak kapal.
Setelah tiba di Indonesia, perusahaan penyalur tenaga kerja akan membantu memfasilitasi perjalanan mereka hingga ke daerah asal masing-masing. (ANT/KN)



